Manado (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat kunjungan kerja ke Kota Manado, Sulawesi Utara mengatakan siswa Sekolah Rakyat semakin disiplin dan percaya diri setelah proses pembelajaran.

"Siswa di Sekolah Rakyat mengalami perkembangan cukup signifikan. Mereka menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan berani setelah menjalani proses pembelajaran sejak Juli tahun lalu," kata Gus Ipul usai acara Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Kamis.

Dia mengatakan, pihaknya mengajak calon orang tua melihat langsung bagaimana anak-anak sudah lebih percaya diri, lebih semangat untuk belajar, lebih bugar, lebih disiplin dan berani tampil di atas panggung.

Kegiatan open house dilakukan untuk membuka kesempatan kepada calon siswa dan orang tuanya, serta tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah daerah untuk dapat melihat secara langsung perkembangan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat.

Baca juga: Mensos: 32 ribu lebih akan diterima sebagai siswa Sekolah Rakyat pada 2026

Mensos Gus Ipul hadir di lokasi sekitar pukul 09.20 WITA, disambut oleh penampilan siswa SRMP 21 Manado, mulai dari pertunjukan baris variasi, tari kabasaran khas Sulawesi Utara, atraksi wushu, pidato bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, dan puisi.

Para peserta begitu menikmati setiap penampilan siswa, beberapa di antaranya tampak terbawa suasana hingga terharu. Gus Ipul menyebutkan keberanian siswa Sekolah Rakyat untuk tampil di atas panggung merupakan suatu karakter yang positif.

“Itu adalah suatu karakter-karakter yang positif dan diharapkan dengan adanya perkembangan ini ke depan mereka bisa lebih banyak lagi karya yang bisa tampil,” ujarnya.

Gus Ipul juga sempat berdialog dengan siswa, untuk mendengarkan secara langsung pengalaman mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Baca juga: Kemensos jaring 600 anak jalanan dan anak terlantar kawasan Jabodetabek masuk Sekolah Rakyat

Salah satu siswa SRMP 21 Manado, Herlina Natalia Mamahit mengatakan selama menjalani proses pendidikan di Sekolah Rakyat, dia merasa senang karena mendapatkan fasilitas yang baik serta mengaku lebih percaya diri.

“Perubahan yang ada dalam diri saya, saat sebelum saya masuk di Sekolah Rakyat, saya masih malu-malu dan saya belum bisa berkenalan dengan teman-teman, karena belum percaya diri. Dan setelah saya masuk di Sekolah Rakyat, saya sudah lebih percaya diri,” kata Herlina.

Menyambung hal tersebut, ibu Herlina Natalia, Nerlin Kasehung juga merasakan hal yang sama dalam perkembangan yang terjadi pada anaknya.

“Pertama, kalau dulu Natalia itu, dia belum bisa lancar untuk belajar, tapi sekarang puji Tuhan, dia sudah mulai bisa belajar dengan baik, jadi dari mata pelajaran yang lain dia lebih baik lagi,” ujar Nerlin seraya memeluk anaknya.

Baca juga: Mensos sebut Sekolah Rakyat siap meluluskan 453 siswa pada tahun ini

Perkembangan baik siswa Sekolah Rakyat ini tentu tidak lepas dari peran Kepala Sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan yang senantiasa sabar dan tulus mendampingi para siswa.

“Beda dari 10 bulan yang lalu, dia (siswa) sekarang lebih percaya diri, sekarang lebih optimis, memiliki harapan dan semangat untuk meraih cita-citanya,” kata Gus Ipul saat memberikan arahan.

 



Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026