Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT. Swipe Pay Indonesia resmi meluncurkan "Swipe POS" sebagai solusi kasir digital modern yang terintegrasi dan terjangkau serta dirancang secara khusus untuk mendukung kebutuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Chief Operating Officer PT. Swipe Pay Indonesia Ageng Malik Sanjaya menyatakan Swipe POS mengusung konsep '5 Menit Siap Pakai' yang memungkinkan pelaku usaha mengunduh aplikasi, registrasi dan langsung menjalankan operasional bisnis melalui perangkat Android tanpa instalasi rumit maupun biaya pasang tambahan.

"Swipe POS juga menghadirkan sistem pembayaran langganan yang praktis melalui QRIS langsung di dalam aplikasi sehingga layanan dapat aktif secara otomatis
setelah pembayaran berhasil dilakukan," katanya melalui keterangan tertulis dari Jakarta, Kamis.

Melalui satu dashboard terintegrasi, pelaku usaha dapat memantau transaksi, order, laporan penjualan hingga laporan laba rugi secara lebih mudah dan efisien.

Kehadiran fitur ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun administrasi dan pembukuan usaha yang lebih tertata seiring peningkatan kebutuhan pencatatan keuangan dan pelaporan bisnis yang semakin penting bagi pertumbuhan usaha.

Swipe POS hadir dengan sistem pembayaran yang terintegrasi dengan berbagai metode pembayaran digital seperti QRIS, EDC dan payment link. Seluruh transaksi langsung terhubung ke sistem kasir sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis, cepat dan efisien.

"Dengan integrasi tersebut, pelaku usaha dapat mengelola transaksi dan operasional bisnis melalui satu platform yang terhubung secara menyeluruh," katanya.

Ageng Malik menjelaskan Swipe POS dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang membutuhkan sistem operasional bisnis yang lebih praktis, terintegrasi dan mudah diterapkan.

Menurut dia masih banyak pelaku usaha yang menghadapi tantangan dalam mengelola transaksi, pembayaran hingga laporan bisnis karena proses operasional masih berjalan melalui berbagai sistem secara terpisah.

"Dalam menjalankan bisnis sehari-hari, pelaku usaha membutuhkan sistem yang tidak hanya membantu menerima pembayaran, tetapi juga mampu mendukung keseluruhan proses operasional. Karena itu, Swipe POS dirancang untuk mengintegrasikan proses order, pembayaran hingga pelaporan bisnis dalam satu platform yang lebih sederhana dan mudah digunakan," ujar Ageng.

Ia menambahkan kemudahan implementasi menjadi salah satu fokus utama dalam menghadirkan Swipe POS bagi UMKM di Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa digitalisasi bisnis dapat diakses oleh lebih banyak pelaku usaha. Dengan proses onboarding yang cepat dan sistem yang terintegrasi,
pemilik bisnis dapat mengelola operasional dengan lebih efisien serta memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi bisnis mereka," tambahnya.

Swipe POS menyediakan tiga pilihan paket layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis di antaranya Swipe Start atau paket gratis yang cocok untuk pelaku usaha yang baru memulai digitalisasi operasional dan membutuhkan fitur kasir dasar yang praktis dan mudah digunakan.

Swipe Plus atau paket Rp59.000 per bulan dirancang untuk membantu operasional bisnis menjadi lebih optimal dengan fitur tambahan yang mendukung pengelolaan transaksi dan usaha sehari-hari.

Serta Swipe Premium, paket Rp119.000 per bulan dengan fitur lebih lengkap untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang dan membutuhkan sistem operasional yang lebih terintegrasi.

Selain ketiga paket tersebut, Swipe POS juga tengah mempersiapkan Swipe Enterprise, paket khusus yang ditujukan bagi pelaku usaha dan bisnis dengan kebutuhan lebih kompleks. Paket ini akan menawarkan layanan yang lebih personal dan fleksibel, dengan skema harga yang disesuaikan berdasarkan fitur dan kebutuhan operasional masing-masing bisnis.

Untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang, Swipe POS juga tengah mempersiapkan fitur modular add-on yang memungkinkan pengguna menambahkan fitur tertentu sesuai kebutuhan usaha mereka. Melalui pendekatan ini, pelaku usaha dapat memperoleh solusi yang lebih fleksibel tanpa harus membayar fitur yang tidak digunakan.

"Kami melihat masih banyak pelaku UMKM yang mengelola transaksi, pembayaran dan laporan bisnis melalui sistem yang terpisah. Hal ini sering kali membuat proses operasional menjadi kurang efisien dan menyulitkan pemilik usaha dalam memantau kondisi bisnis secara menyeluruh," ujar CMO PT Swipe Pay Indonesia Adrian Bambang.

"Melalui Swipe POS, kami menghadirkan solusi yang mengintegrasikan proses order, pembayaran hingga reporting dalam satu dashboard. Dengan proses registrasi yang dapat diselesaikan dalam sekitar lima menit dan fitur laporan laba rugi yang terintegrasi, kami berharap UMKM dapat lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa terbebani proses administrasi yang kompleks," imbuh dia.

PT. Swipe Pay Indonesia merupakan bagian dari Swipe Pay Co., Ltd., perusahaan teknologi pembayaran asal Korea Selatan yang telah beroperasi sejak tahun 1999
dengan pengalaman lebih dari 26 tahun di industri payment solution.

Swipe Pay telah menghadirkan layanan mPOS, EDC, dan Payment Gateway di Korea, serta telah bermitra dengan lebih dari 70.000 merchant secara global.

Di Indonesia, PT Swipe Pay Indonesia berdiri sejak tahun 2023 dan berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi bagi pelaku usaha, termasuk melalui pengembangan layanan Point of Sales (POS) yang mendukung digitalisasi operasional merchant.

Melalui Swipe POS, perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi bisnis yang praktis, terintegrasi, dan ramah bagi UMKM di Indonesia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026