Depok (ANTARA) - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu inisiator dalam pendirian Asian School of Public Affairs Association (ASPAA) bersama empat universitas terkemuka lainnya.
Selain UI (QS WUR #189), terdapat pula Zhejiang University (QS WUR #49), Nanyang Technological University (QS WUR #12), City University of Hong Kong (QS WUR #63), dan University of Macau (QS WUR #285).
Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FIA UI Teguh Kurniawan dalam keterangannya di Depok, Kamis, mengatakan kehadiran UI sebagai anggota pendiri asosiasi menunjukkan pengakuan internasional terhadap kapasitas akademik dan kontribusinya dalam pengembangan kajian public affairs, kebijakan publik, serta tata kelola pemerintahan di tingkat regional maupun global.
Baca juga: UI jadi tuan rumah rakor humas dan protokol, Wamendistiksaintek tegaskan kolaborasi dan inovasi
Baca juga: UI dan KNU Korsel lakukan kolaborasi bidang AI dan riset multidisiplin
“ASPAA membuka ruang kolaborasi yang lebih erat antar-perguruan tinggi di Asia untuk mengembangkan kurikulum inovatif dan riset yang relevan dengan tantangan tata kelola publik terkini. Kehadiran UI sebagai salah satu pendiri mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan kontribusi nyata, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan akademik internasional,” ucapnya.
Forum tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan perguruan tinggi inisiator ASPAA, antara lain Prof. Zhirong Zhao (Zhejiang University), Assoc. Prof. Wang Jue (Nanyang Technological University), Prof. Alfred Ho (City University of Hong Kong), serta Prof. Yonghong Wu (University of Macau).
Pembentukan ASPAA menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring antar Schools of Public Affairs di Asia, sekaligus mendorong berkembangnya perspektif Asia dalam studi kebijakan publik.
Asosiasi ini diharapkan memperluas kolaborasi internasional dalam pendidikan dan penelitian, memperkuat pertukaran gagasan dan praktik baik, serta meningkatkan dampak global dalam pengembangan kebijakan dan tata kelola publik.
Baca juga: UI dan Shanghai Cangyou resmi kerja sama perkuat kolaborasi
Melalui forum kepemimpinan perdana ASPAA, para peserta mendiskusikan peluang kerja sama lintas negara, penguatan kapasitas akademik, serta tantangan administrasi publik yang dihadapi kawasan Asia dan dunia.
Dialog ini menjadi ruang strategis untuk membangun kolaborasi lebih erat antar-institusi pendidikan tinggi dalam merespons perubahan tata kelola global yang semakin kompleks.
Partisipasi aktif FIA UI dalam pembentukan ASPAA merupakan bagian dari komitmen UI untuk mewujudkan visi “Unggul & Impactful untuk Indonesia.”
Melalui penguatan jejaring global dan kolaborasi bersama berbagai kampus terbaik dunia, UI terus mendorong inovasi akademik serta kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan publik dan tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan.
Kolaborasi melalui ASPAA juga memperkuat peran Indonesia dalam percaturan akademik internasional. Kehadiran UI sebagai universitas pendiri membuka peluang lebih luas bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang administrasi publik dan public affairs.
Dengan demikian UI menegaskan diri sebagai mitra global yang berkontribusi aktif dalam membentuk arah keilmuan di bidang kebijakan publik di kawasan Asia yang juga berdampak bagi masyarakat dunia.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.