Cianjur (ANTARA) - Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan kegiatan donor darah ke dalam ruangan dan donor darah masal guna memenuhi kebutuhan stok darah yang sejak dua bulan terakhir mengalami krisis.

Kepala UTD PMI Cianjur Susilawati di Cianjur, Rabu, mengatakan sejak dua bulan terakhir stok darah mengalami penurunan bahkan satu pekan terakhir kondisinya makin parah dimana kebutuhan harian tidak tercukupi karena hanya mengandalkan donor pengganti dari keluarga pasien .

Tercatat setiap bulan sejumlah rumah sakit di Cianjur membutuhkan sekitar 2.000 sampai 3.000 labu untuk berbagai golongan darah sedangkan kebutuhan harian sekitar 100 labu, dimana saat ini kondisinya krisis dimana per hari darah yang tersedia sekitar 20 labu.

"Per hari ini untuk golongan A, B , AB, dan 0 stoknya masing-masing di bawah 10 labu, kondisi tersebut membuat kebutuhan darah untuk pasien terutama pasien thalasemia tidak dapat terpenuhi," katanya.

Baca juga: ASN Pemkab Cianjur diwajibkan mendonorkan darahnya dua bulan sekali
Baca juga: PMI Cianjur terjunkan 15 orang relawan ke lokasi banjir di dua kecamatan

Dia menjelaskan, sekitar 600 labu darah harus tersedia atau wajib ada bagi penderita thalasemia setiap bulan-nya karena mereka rutin melakukan transfusi dan saat ini stok darah minim sehingga berbagai upaya terus dilakukan termasuk menggelar donor darah masal di luar kota.

Dia menyebut minimnya stok darah disebabkan penurunan angka pendonor di Cianjur termasuk pada kegiatan donor massal yang saat ini tidak banyak digelar karena sesuai dengan pengajuan dari berbagai kelompok pendonor, ditambah kesadaran untuk rutin donor darah belum sepenuhnya berjalan.

Untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di sejumlah rumah sakit di Cianjur setiap harinya, pihaknya hanya dapat mengandalkan donor pengganti dari pihak keluarga, sedangkan kegiatan donor darah masal dilakukan sesuai permintaan.

Pihaknya melalui petugas di rumah sakit, mengarahkan keluarga pasien yang membutuhkan darah dapat membawa calon pendonor agar kebutuhan darah tetap terpenuhi setiap harinya.

Baca juga: PMI perpanjang pelayanan kemanusiaan warga penyintas gempa Cianjur sampai Agustus

"Kami akan terus menggencarkan kegiatan donor darah dalam dan luar gedung atau donor darah masal guna memenuhi kebutuhan darah di Cianjur, termasuk memberikan berbagai produk dalam kegiatan Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada bulan Juni," katanya.

Sosialisasi pentingnya donor darah secara rutin terus digencarkan ke berbagai kalangan masyarakat, termasuk melalui pemerintah daerah yang diharapkan dapat membantu ketersediaan stok darah di Cianjur dengan merutinkan masing-masing dinas melakukan donor darah setiap dua bulan.

"Satu tetes darah dapat menyelamatkan nyawa sesama, dan ini harus menjadi tanggungjawab bersama dengan rutin donor darah, jangan sampai ketika membutuhkan baru terasa pentingnya donor darah," katanya.

 



Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026