Kabupaten Bogor (ANTARA) - Baby giant panda bernama Satrio Wiratama atau Rio tampil perdana di hadapan publik di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Penampilan di Istana Panda Cisarua tersebut dilakukan setelah ia menjalani masa pengasuhan dan pemantauan intensif bersama induknya sejak lahir pada November 2025.

Pendiri TSI Jansen Manansang mengatakan Rio baru diperkenalkan kepada publik setelah memenuhi standar kesejahteraan satwa, termasuk memastikan kondisi kesehatan dan ikatan emosional antara induk dan anak berkembang dengan baik.

“Kami mengikuti regulasi kesehatan dan kesejahteraan satwa yang sangat ketat. Bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga bagaimana ikatan antara induk dan anak terbangun secara alami tanpa paksaan,” kata Jansen.

Baca juga: TSI harap kontrak panda diperpanjang China usai kelahiran Satrio Wiratama

Perkenalan Rio kepada masyarakat menandai tonggak baru dalam keberhasilan program konservasi panda raksasa hasil kerja sama Indonesia dan China yang telah berlangsung sejak 2017.

Ia menjelaskan Rio diperkenalkan kepada publik setelah berusia sekitar 199 hari atau mendekati enam bulan, sesuai standar pengelolaan panda yang diterapkan secara internasional.

Menurut Jansen, keberhasilan kelahiran Rio merupakan hasil kolaborasi ilmu pengetahuan, teknologi reproduksi satwa, serta pendampingan para ahli dari China dan sejumlah negara lain.

“Ini menjadi bukti bahwa kita sudah mampu menghasilkan keturunan panda melalui kerja sama yang baik, baik dari sisi teknologi, ilmu kedokteran, pengembangbiakan, hingga menjaga perilaku satwa dan ekologi,” ujarnya.

Baca juga: Indonesia torehkan sejarah dengan kelahiran panda raksasa di luar China

Ia mengungkapkan keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Sebelum Rio lahir, TSI telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam upaya pengembangbiakan panda.

“Ini yang keempat kali berhasil. Tiga kali sebelumnya gagal. Kami belajar dari para ahli, sehingga Indonesia kini bisa bangga karena kemampuan konservasi kita semakin diakui dunia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut kemunculan perdana Rio menjadi momen bersejarah karena merupakan panda raksasa pertama yang lahir di Indonesia.

Ia menilai kelahiran Rio menjadi warisan penting bagi upaya pelestarian satwa langka sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung konservasi global.

“Kami memberikan warisan terbaik untuk bumi, yaitu lahirnya baby giant panda pertama di Republik Indonesia,” kata Rudy.

Rio merupakan anak dari pasangan panda raksasa Cai Tao dan Hu Chun yang didatangkan dari Chengdu, Provinsi Sichuan, China, pada 2017. Bayi panda tersebut lahir pada 27 November 2025 dan diberi nama Satrio Wiratama oleh Presiden Prabowo Subianto.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026