Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) menjadikan asrama mahasiswa sebagai ekosistem strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa yang positif selama menjalani pendidikan.
Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas, Prof. Agus Setiawan di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Selasa.
Agus menyampaikan, sebagai rumah kedua, asrama menjadi ekosistem pembentukan karakter mahasiswa yang berkualitas, di mana mereka dibina aspek kognitifnya, ditata aspek rohani dan mentalnya, sehingga dalam keseharian dapat mengimplementasikan sikap dan karakter yang unggul.
Berkenaan dengan pengelolaan asrama yang mumpuni dan berkelanjutan, Agus menegaskan pengelolaan asrama ke depannya harus bertransformasi dengan mengombinasikan gaya manajerial akademik dan korporasi.
Di tengah kondisi di mana suntikan dan pemerintah ke kampus kian berkurang, asrama harus berfungsi sebagai profit center yang mampu mendukung keberlanjutan universitas.
Sementara itu, Kepala Asrama UI, Mariyah mengatakan sebagai upaya bagi seluruh pengelola asrama kampus di Indonesia untuk membentuk suatu standar nasional pengelolaan asrama.
“Diperlukan suatu standar nasional bagi pengelolaan asrama yang mampu menghadirkan sistem pengelolaan yang berkelanjutan, memastikan pelayanan asrama senantiasa berkualitas,” ujarnya.
Pengelola Asrama Mahasiswa IPB University, Suratni menegaskan asrama sebagai wadah inklusif yang diharapkan mampu mengembangkan kualitas mahasiswa yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia secara holistik.
Sementara itu, Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti mengatakan nilai utama pengelolaan asrama UGM yang “Merakyat, Mandiri, dan Berkelanjutan” yang menjadikan UGM Residence sebagai penopang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang inklusif dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.