Pekanbaru, (ANTARA) - Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Republik Indonesia masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 108 hektare di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan operasi di Tanjung Kapal progresnya cukup bagus. Hujan gerimis pada Minggu (7/6) dari subuh hingga siang membantu pemadaman dengan angin yang tidak kencang.
"Untuk Rupat dari hitungan drone luasnya 108 hektare. Pemadaman dibagi dua sektor mengingat keduanya masih berasap," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Senin.
Lebih lanjut, dia mengatakan, sektor kiri dikerjakan oleh masing-masing dua tim Manggala Agni Daerah Operasi Siak dan Kota Jambi dengan strategi menyusur semua sekat dan memperdalamnya ke tengah. Dengan menggunakan estafet embung, mereka terus maju sampai titik api terakhir temu selang dengan regu pemadam kebakaran PT Sumatera Riang Lestari.
Baca juga: Manggala Agni berjuang padamkan karhutla lima desa di Bengkalis Riau
Baca juga: Manggala Agni masih berjibaku padamkan karhutla seluas 20 hektare di Siak Riau
Sedangkan sektor kanan dikerjakan satu tim Daops Siak dan dua tim Daops Muara Tebo Jambi. Mereka melaksanakan pemadaman dengan strategi estafet air memanfaatkan collapsible tank dengan bentangan selang sepanjang 40 roll sampai di titik api terakhir.
"Hasilnya sisi kanan dan kiri tuntas. Hari ini dilanjutkan konsentrasi di pulau-pulau api kecil-kecil di tengah," ujarnya.
Ia mengatakan kendala yang dihadapi pada kedua sisi, yakni adanya tumbangan-tumbangan kayu melintang. Hal ini menyulitkan akses nozzleman (pemegang ujung selang) menuju titik api.
Baca juga: Manggala Agni berjuang padamkan karhutla lima desa di Bengkalis Riau
"Kendala lain serta akses, sarana prasarana dan logistik. Tapi, kami terbantu dengan satu alat berat perusahaan yang membantu membuka akses dan membuat embung estafet," ujarnya.
Lokasi karhutla Riau lainnya, yakni di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir telah padam dengan luas 70 hektare. Selain itu, juga di Rohil, yakni Sungai Besar masih menyisakan beberapa titik asap, sehingga masih perlu ditangani oleh Manggala Agni Daops Pekanbaru.
Pewarta: Bayu Agustari AdhaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.