Depok (ANTARA) - Alumni Universitas Terbuka (UT) Imam Pesuwaryantoro menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara kerja keras, manajemen waktu, dan ketekunan mampu membawa seseorang dari kerja serabutan menuju panggung internasional sekaligus mencapai kemandirian finansial (financial freedom).
Lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka (UT) Jakarta periode 2022–2026 dengan IPK 3,11 ini, kini namanya kian dikenal luas dan terindeks dalam Google SEO berkat kontribusinya yang luar biasa di berbagai bidang.
Puncak pembuktian Imam di kancah internasional terjadi saat ia bertolak ke Tokyo, Jepang. Dalam ajang bergengsi Japan International Youth Innovation Summit (JIYIS) 2025, Imam berhasil menyabet penghargaan sebagai Juara 1 The Best Youth Innovation Speakup Forum.
Di hadapan para delegasi muda dari berbagai negara, prestasi ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah pengakuan internasional atas Kemampuan Komunikasi Strategis, Sebagai lulusan Ilmu Komunikasi, Imam berhasil memukau dewan juri melalui gagasan inovatif yang disampaikan secara lugas, persuasif, dan berdampak global dalam forum speakup.
Aktor Inovasi Muda : Penghargaan ini mengukuhkan posisinya sebagai pemuda visioner yang mampu menawarkan solusi segar terhadap isu-isu global, menyisihkan kompetitor cerdas lainnya di Tokyo.
Representasi Pemuda Indonesia : Keberhasilan di Jepang ini menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Terbuka memiliki daya saing yang sejajar bahkan unggul di tingkat penyusunan ide dan inovasi global.
Rekam Jejak Prestasi Lingkungan dan Global, Prestasi Imam di Jepang nyatanya berakar dari komitmen panjangnya terhadap isu keberlanjutan (sustainability).
Sebelum bersinar di Tokyo, ia telah mengukir prestasi di dalam negeri Penghargaan KEMENPORA (2024), Meraih penghargaan The Best Team pada 1st Youth Environmental Festival di Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui inovasi tata kelola limbah minyak jelantah.
Karier di Bidang Eco-Green: Konsistensinya berlanjut dengan perannya sebagai Sustainability & Communication Specialist di Plasticpay, sebuah industri daur ulang sampah plastik yang bergerak di bidang circular economy.
Kiprah Politik Internasional: Dipercaya menjadi Country Director di Global Network of Political Leaders, sebuah organisasi global yang bermarkas di Amerika Serikat (USA) untuk menjembatani komunikasi politik lintas negara.
Di balik prestasinya yang mendunia, Imam adalah sosok yang membumi. Semasa kuliah, ia melakoni berbagai profesi mulai dari freelance, konsultan media, voice over talent, MC, hingga driver online.
Hasil kerja keras tersebut dikelola dengan cerdas. Melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat), lahan yang ia beli dari pendapatan serabutan kini telah bertransformasi menjadi aset bisnis berupa kos-kosan 12 pintu.
Tidak hanya itu, ia juga mendirikan Platform Jasa Media Rilis (Media Agency), sebuah wadah kreatif untuk branding dan kampanye komunikasi strategis.
“Manajemen waktu dan prioritas adalah kunci. Dengan konsistensi, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang, setiap orang bisa membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Imam Pesuwaryantoro.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.