Pekanbaru, (ANTARA) - Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI masih berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan di Kabupaten Bengkalis, karhutla di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, asapnya masih lumayan pekat. Angin kencang juga mempercepat penjalaran api.

"Kebakaran ditangani Manggala Agni berkekuatan dua tim dari Daerah Operasi (Daops) Siak. Tim dari Kota Jambi dan Muara Tebo sudah merapat dan beroperasi hari ini," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Sabtu.

Baca juga: Helikopter pengebom air dikerahkan guna padamkam karhutla di Riau
Baca juga: Manggala Agni masih berjibaku padamkan karhutla seluas 20 hektare di Siak Riau
Baca juga: Menteri LH Hanif Faisol pimpinan apel pengendalian karhutla di Riau

Selain itu pemadaman darat juga dibantu satu unit helikopter water boombing dan satu unit ekskavator untuk penyekatan dan pembuatan embung-embung. Selain Manggala Agni di lokasi ada juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, TNI, Polri, dan perusahaan.

Sementara itu di Rokan Hilir (Rohil), ada dua lokasi karhutla yakni Rantau Bais dan Sungai Besar. Kondisi Rantau Bais masih dilakukan pendinginan oleh tim Daops Dumai. Sedangkan di Sungai Besar, tim masih berupaya melaksanakan penyekatan dan mematikan kepala api. Kendala di lokasi yakni minimnya sumber air.

"Pemadaman darat juga didukung satgas terkait. Manggala Agni Daops Pekanbaru juga sudah sampai di lokasi menambah kekuatan untuk operasi hari ini," ujar Ferdian.

Selain itu karhutla di Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, pada Jumat (5/6) kemarin proses pendinginan telah selesai dan tuntas padam. Tim Manggala Agni Daops Rengat melakukan demobilisasi untuk kembali ke markas.

 



Pewarta: Bayu Agustari Adha
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026