Kabupaten Bogor (ANTARA) - Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyebutkan pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Lebak, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi di Provinsi Jawa Barat dan Banten berpeluang didukung melalui skema pembiayaan dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Kalau lintas wilayah itu bisa dari dua sumber. Satu sumbernya CSR, kedua sumbernya langsung dari provinsi. Kalau provinsinya berbeda, misalnya Jawa Barat dengan Banten, yang lebih mudah itu pakai CSR," kata Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat.

Menurut dia, salah satu sumber pendanaan yang dapat dimanfaatkan ialah CSR Bank BJB karena bank pembangunan daerah tersebut dimiliki oleh pemerintah daerah di Jawa Barat maupun Banten.

"Mungkin yang diharapkan oleh Pak Bupati salah satunya mempergunakan CSR Bank BJB. Karena kalau bicara Bank BJB itu antara Banten dan Jawa Barat sama," ujarnya.

Baca juga: Bupati Bogor gulirkan wacana bangun jalur poros hubungkan Lebak-Bogor-Sukabumi

Jaro Ade mengatakan pembangunan infrastruktur lintas wilayah pada dasarnya telah memiliki dasar hukum dan pola kerja sama yang selama ini dijalankan oleh pemerintah daerah.

Ia menilai yang diperlukan saat ini adalah melanjutkan kerja sama yang telah terbangun, termasuk mencari dukungan pendanaan untuk merealisasikan proyek tersebut.

"Kalau urusan jalan poros Sukabumi, mau poros Lebak, manapun, memang sudah diatur oleh undang-undang. Dari para kepala daerah terdahulu juga kerja sama itu sudah dilakukan. Kita tinggal melanjutkan," katanya.

Selain pendanaan, Jaro Ade memastikan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Kabupaten Lebak telah dilakukan melalui berbagai forum kerja sama antardaerah.

"Ada komunikasi. Memang ada aturan dalam undang-undang dan dibuat nota kesepakatan terkait kerja sama pembangunan di wilayah perbatasan," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menggulirkan wacana pembangunan jalur poros Lebak-Bogor-Sukabumi untuk membuka akses baru sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan barat Bogor.

Rencana tersebut diawali dengan pembangunan konektivitas Jalan Malasari-Cianten yang telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026.

Jalur itu diharapkan menjadi akses alternatif yang menghubungkan wilayah barat Bogor dengan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Sukabumi serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026