Simferopol (ANTARA) - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporozhye tetap beroperasi secara normal pada Selasa malam (2/6) meskipun terjadi pemadaman sementara terhadap pasokan listrik eksternal, kata Juru Bicara Yevgenia Yashina kepada RIA N ovosti.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan PLTN Zaporozhye sempat mengalami pemadaman pasokan listrik eksternal pada Selasa malam.

"Jalur transmisi tegangan tinggi Ferrosplavnaya-1 330 kV dimatikan secara otomatis. Setelah terjadi pemadaman listrik eksternal, generator diesel cadangan diaktifkan dalam mode normal dan menyediakan pasokan listrik yang andal untuk sistem-sistem yang diperlukan demi kelancaran operasi pabrik," kata Yashina.

Setelah aliran listrik dari luar terputus, generator diesel cadangan diaktifkan sebagai bagian dari prosedur standar, tambahnya.

"Tidak ada ancaman terhadap kelancaran operasi pembangkit listrik tersebut. Seluruh sistem keselamatan berfungsi dengan normal dan para petugas terus memantau parameter operasional. Tingkat radiasi latar di lokasi PLTN Zaporozhye dan di zona pemantauan berada dalam batas normal," ujarnya.

Jalur utama Dneprovskaya—dengan tegangan 750 kV—telah diputus sejak 24 Maret.

PLTN Zaporozhye terletak di tepi kiri Sungai Dnieper (Dnipro), dekat Kota Energodar. PLTN tersebut merupakan yang terbesar di Eropa dalam hal jumlah unit dan kapasitas terpasang, dengan enam unit pembangkit yang masing-masing mampu menghasilkan satu gigawatt.

Pada Oktober 2022, PLTN Zaporozhye berada di bawah kendali Rusia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta: Fransiska Ninditya
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026