Bogor (ANTARA) - Isu kepindahan penyerang sayap Witan Sulaiman ke Garudayaksa FC semakin menunjukkan titik terang setelah manajemen tim itu memberikan sinyal hijau. 

Witan Sulaiman terakhir membela Persija Jakarta dan kontraknya sudah berakhir 31 Mei 2026 lalu. Pemain penyerang sayap yang memiliki label pemain nasional itu saat ini berstatus bebas transfer. 

Garudayaksa, tim promosi dan juara Liga 2 membutuhkan suntikan pemain baru yang berpengalaman. 

Witan sendiri sebelumnya dikait-kaitkan dengan beberapa klub papan atas, salah satunya Persib Bandung. 

Meski ditinggal pelatihnya, Widodo C Putro, namun gerakan Garudayaksa  tetap bergerilya untuk mendatangkan pemain baru. 

Terlebih beberapa pemainnya akan dibawa oleh Widodo C Putro yang saat ini berlabuh untuk mendampingi perjuangan PSIS Semarang mempersiapkan tim untuk Liga 2. 

Nama Witan sendiri menjadi salah satu nama yang sangat santer disebut-sebut akan menjadi tulang punggung Garudayaksa. 

Bahkan dengan pengalaman dan kapasitasnya, berpotensi menjadi kapten Garudayaksa. Alasannya, Witan pernah menyandang ban kapten timnas PSSI dalam beberapa pertandingan. 

Garudayaksa FC sendiri membuktikan diri sebagai tim yang memiliki karakter setelah menjadi juara Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 mengalahkan tuan rumah babak final PSS Sleman.

Selain Witan, sejumlah nama juga dikait-kaitkan dengan Garudayaksa untuk musim depan. Salah satunya adalah Pratama Arhan.

Arhan berposisi sebagai pemain wing back yang memiliki cap bertanding yang cukup banyak bersama Timnas PSSI. Terakhir Arhan bermain di Liga Thailand.



Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026