Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menekankan penerapan nilai-nilai Pancasila harus direalisasikan dengan komitmen membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat dari berbagai sektor.

"Pancasila adalah fondasi utama bangsa yang harus diimplementasikan secara nyata dalam pembangunan daerah," kata bupati disela peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, di Plaza Pemkab Karawang, Senin. 

Ia menyampaikan, seiring dengan hal-hal tersebut maka nilai Pancasila harus menjadi napas dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui visi Asta Cita.

"Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur, budaya serta pedoman arah kedaulatan Indonesia. Pancasila adalah pondasi yuridis dan filosofi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya. 

Bagi Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kata bupati, pengamalan ideologi Pancasila memiliki kaitan erat dengan penguatan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Bupati menyoroti pentingnya keadilan bagi sektor-sektor strategis di wilayah Karawang.

"Jadi bagi Karawang, pengamalan Pancasila hadir pada ketahanan ekonomi daerah yang tangguh, keadilan sosial yang merata bagi para pekerja dan petani serta iklim investasi yang kondusif," katanya.

Disebutkan, saat ini Karawang memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung stabilitas nasional melalui sektor pangan.

"Karawang harus kuat secara ekonomi dan berdaulat secara pangan untuk memperoleh kedaulatan nasional," katanya. 

Sementara itu, dalam sambutannya saat upacara Hari Lahir Pancasila, bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Yudian Wahyudi. 

Ia menyampaikan, tanggal 1 Juni merupakan momen refleksi untuk memastikan bahwa Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Melalui tema yang diusung dalam peringatan hari Pancasila tahun 2026 yakni, Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Tema tersebut memiliki pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026