Bogor (ANTARA) - Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) memperingati Hari Internasional Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam keterangannya di Bogor, Sabtu, menyebutkan peringatan yang digelar di kawasan PMPP TNI, Kecamatan Babakanmadang, itu ditandai dengan peletakan karangan bunga di prasasti The Indonesian Peacekeepers Who Fell During UN Peacekeeping Missions sebagai penghormatan kepada prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan misi pemeliharaan perdamaian dunia.
Selain dihadiri Dedie Rachim, kegiatan tersebut juga dihadiri Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, serta sejumlah tamu undangan dan komunitas Motor Besar Indonesia (MBI).
Komandan PMPP TNI menjadi pihak pertama yang meletakkan karangan bunga di kawasan Patung Penjaga Perdamaian (Peacekeeper), kemudian dilanjutkan oleh Dedie Rachim.
Setelah prosesi penghormatan, rombongan mengunjungi World Peace Gong atau Gong Perdamaian Dunia yang berada di kompleks PMPP TNI.
Dedie mengatakan peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB menjadi momentum untuk mengenang jasa para prajurit Indonesia yang telah mengabdikan diri dalam misi perdamaian di berbagai negara.
"Indonesia merupakan negara besar yang juga memiliki andil dalam membangun ketertiban dan perdamaian dunia. Dengan ini saya lebih mengetahui PMPP. Dari sinilah para prajurit, duta-duta perdamaian dunia dari Indonesia yang menjalankan misi perdamaian dilatih dan dibina," katanya.
Menurut Dedie, keterlibatan Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB menunjukkan komitmen bangsa dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
Ia menilai keberadaan PMPP TNI memiliki peran strategis karena menjadi pusat pelatihan dan pembinaan personel TNI yang akan ditugaskan sebagai penjaga perdamaian di berbagai kawasan konflik dunia.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dedie bersama Komandan PMPP TNI dan tamu undangan juga mengikuti joy ride menggunakan kendaraan tempur Anoa buatan PT Pindad yang selama ini digunakan TNI dalam berbagai operasi, termasuk mendukung misi perdamaian PBB.
Dedie juga mengapresiasi pelibatan komunitas MBI dalam kegiatan peringatan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
"Kita jadi lebih mengetahui bahwa pergaulan Indonesia di dunia sangat luas, karena Indonesia memiliki politik bebas aktif. Ini yang menguatkan bangsa Indonesia bahwa dengan segala kehebatannya, Indonesia mempunyai peran di tingkat internasional dalam merawat serta menjaga ketertiban dan perdamaian dunia," katanya.
Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB diperingati setiap 29 Mei untuk menghormati dedikasi personel penjaga perdamaian yang bertugas di berbagai wilayah konflik serta mengenang mereka yang gugur saat menjalankan misi di bawah bendera PBB.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.