Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan pemutakhiran data penduduk menjadi salah satu kunci sukses dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak tahun 2026 di 154 dari total 179 desa daerah itu.
"Pemerintah daerah mendorong aparatur desa untuk segera melakukan pemutakhiran data penduduk guna memastikan kelancaran jalannya proses pemilihan," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin di Cikarang, Minggu.
Dia mengatakan data yang akurat, mutakhir dan terpadu menjadi kunci utama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi terlebih pemilihan mulai tahun ini turut menjadi percontohan sistem digital.
Dirinya mengaku pada pemilihan kepala desa tahun ini, setiap desa penyelenggara akan memiliki satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) digital sebagai bagian dari pilot project penerapan sistem pemilihan berbasis digital di wilayah tersebut.
"Kewajiban kita saat ini mengumpulkan data berupa Kartu Keluarga yang akan di-input langsung oleh Pemprov Jabar. Ini adalah langkah positif untuk memastikan data pemilih nantinya benar-benar akurat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola data desa agar lebih tertib, valid dan terintegrasi dengan sistem pemerintahan daerah maupun nasional.
Menurut ia perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses pendataan yang lebih cepat, transparan maupun akuntabel.
Endin turut mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pengumpulan data yang dilakukan oleh panitia Pilkades Serentak 2026 di masing-masing wilayah.
"Kami meminta dukungan dari warga untuk membantu pemerintah desa dan kabupaten dalam mengumpulkan data yang diperlukan. Ini adalah kepentingan bersama demi kelancaran pelaksanaan Pilkades," ucapnya.
Melalui optimalisasi pemutakhiran data penduduk, diharapkan pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lancar, transparan dan menghasilkan kepala desa yang benar-benar dipilih berdasarkan suara masyarakat yang terdata secara valid.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.