Semarang (ANTARA) - Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meraih medali emas dan penghargaan bergengsi Best International Invention and Innovation pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang yang digelar National Research Council of Thailand di Kuala Lumpur, Malaysia itu Sekolah Vokasi Undip mengirimkan Tim Vocasignora dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi.

Marska Fakhri Mulyana selaku ketua Tim Vocasignora mengatakan bahwa timnya berhasil menarik perhatian dewan juri melalui inovasi berjudul Vocasignora: Implementation of Smart Technology in Communication Processes to Assist Deaf and Speech-Impaired Individuals.

Vocasignora merupakan teknologi komunikasi berbasis smart system dan Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu penyandang tunarungu dan tunawicara berkomunikasi dengan masyarakat umum.

Baca juga: Dorong kompetensi, Sekolah Vokasi Undip gandeng perusahaan asing
Baca juga: Dosen Sekolah Vokasi Undip peroleh penghargaan dari RWTH Aachen University di Jerman

Teknologi itu mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara serta mengubah suara menjadi teks secara real-time, sehingga menciptakan komunikasi dua arah yang lebih inklusif dan mudah diakses.

"Di pengembangan terbaru ini, kami fokus meningkatkan akurasi pembacaan bahasa isyarat dan respons sistem agar pengguna bisa berkomunikasi dengan lebih nyaman dan efektif," katanya.

Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Sekolah Vokasi Undip mampu menghadirkan inovasi teknologi yang kompetitif dan berdampak bagi masyarakat.

“Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi

Keberhasilan ini didukung oleh berbagai pihak, di antaranya PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Jasamarga, PT Semen Gresik Rembang.

Selain itu, IKA PAT, FNGT, D3, dan D4 Teknik Mesin Vokasi Undip yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan inovasi serta partisipasi tim dalam ajang internasional WYIE 2026 Malaysia.

IKA PAT FNGT D3 dan D4,Teknik Mesin adalah organisasi Ikatan Alumni dari Undip yang mewadahi para lulusan program Pendidikan Ahli Teknik (PAT) dan Fakultas Non-Gelar Teknik (FNGT) yang kini berada di bawah naungan Sekolah Vokasi.



Pewarta: Zuhdiar Laeis
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026