Hamilton, Kanada (ANTARA) - Seorang pejabat Gedung Putih, Jumat (29/5), mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump hanya akan mengejar kesepakatan nuklir Iran dengan syarat-syarat Amerika, setelah pertemuan panjang di Ruang Situasi.

"Presiden Trump hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk Amerika dan memenuhi batasannya," kata pejabat itu kepada Anadolu.

Pejabat itu mengatakan pertemuan tingkat tinggi tersebut berlangsung sekitar dua jam dan menegaskan kembali sikap tegas pemerintah terhadap ambisi nuklir Teheran.

"Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," tambah pejabat itu.

Baca juga: Iran: Kesepakatan akhir bergantung pada sikap AS
Baca juga: Iran klaim tetapkan kendali permanen atas Selat Hormuz
Baca juga: AS dan Iran telah sepakat buka Selat Hormuz sepenuhnya dalam waktu 30 hari ke depan

 

Hal itu terjadi di tengah negosiasi nuklir AS-Iran, dengan Washington mempertahankan bahwa setiap kesepakatan harus memenuhi syarat-syarat ketat yang ditetapkan oleh presiden.

Trump sebelumnya menulis di platform Truth Social miliknya bahwa dia akan bertemu dengan para pejabat di Gedung Putih untuk membuat "keputusan akhir" tentang usulan kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran.

Dia menguraikan beberapa elemen yang menurutnya termasuk dalam usulan tersebut, termasuk komitmen Iran untuk tidak pernah memperoleh senjata nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial tanpa batasan.

Sumber: Anadolu



Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026