Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan momentum Hari Raya Idul Adha menjadi semangat untuk pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Pada momentum Idul Adha ini mari kita muliakan saudara-saudara kita dengan mendistribusikan daging kurban secara merata," kata bupati saat menyampaikan sambutan menjelang shalat Idul Adha di Lapangan Karangpawitan Karawang, Rabu.

Ia menyampaikan, semangat kurban pada Hari Raya Idul Adha ini ialah pemerataan dalam mendistribusikan daging kurban.

Seiring dengan pemerataan itu, bupati menekankan akan berupaya secara terus menerus untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur secara merata di wilayah Karawang.

"Kami terus berupaya mewujudkan kesejahteraan di setiap kecamatan, tanpa terkecuali, pembangunan infrastruktur juga diikhtiarkan untuk menyeluruh," kayanya.

Baca juga: Pemkab Karawang terima puluhan hewan kurban dari pihak swasta
Baca juga: MUI Karawang gelar pelatihan penyembelihan hewan sesuai syar'i

Bupati menyadari pembangunan jembatan dan jalan yang bagus itu tidak sekadar bangunan fisik yang kokoh. Namun harus mampu menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

"Pembangunan fisik yang merata ini berkaitan dengan perkembangan perekonomian. Jadi kami terus berikhtiar untuk melakukan pemerataan pembangunan yang pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan ekonomi yang merata dan kesejahteraan masyarakat," kayanya.

Sementara KH Ading Mujahidin yang menjadi khatib saat shalat Idul Adha di Lapangan Karangpawitan Karawang menyampaikan dilihat dari sejarah, kurban hewan ternak saat Hari Raya Idul Adha tak lepas dari ketaatan keluarga Nabi Ibrahim.

Baca juga: Petugas pemeriksa hewan kurban mulai diterjunkan di Karawang

"Kenapa saat hendak menyembelih Ismail Allah SWT menggantinya dengan hewan ternak? Ini bukan berarti Allah SWT tidak menghargai ketaatan Nabi Ibrahim dan keluarganya," kata dia.

Hal tersebut terjadi untuk menunjukkan bahwa apapun bentuk dan alasannya, manusia tidak boleh menjadi tumbal. Pesan lain yang tersirat, sifat-sifat kebinatangan pada manusia harus dihilangkan untuk menuju ketaatannya kepada Allah SWT.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026