Purwakarta, Jabar (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Jawa Barat, mengoperasikan 28 perjalanan kereta api dengan 102.186 tempat duduk untuk melayani masyarakat selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, dalam keterangannya di Purwakarta, Jabar, Selasa, menyampaikan perjalanan kereta api selama libur panjang periode Selasa sampai Senin (1/6/2016) itu terdiri atas 26 perjalanan KA reguler dan dua perjalanan KA tambahan relasi Bandung-Solo Balapan.

"Kami menyiapkan sebanyak 102.186 tempat duduk untuk tujuh hari perjalanan selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, dengan mengoperasikan 28 perjalanan kereta api," katanya.

Baca juga: KAI Daop 2 Bandung larang keras warga aktivitas dan swafoto di jembatan kereta api

Ia menyampaikan, antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa libur panjang Hari Raya Idul Adha tahun ini cukup tinggi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 61.664 tiket telah dimiliki pelanggan atau 60,3 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Sementara, untuk keberangkatan Selasa siang ini, tingkat okupansi bahkan telah melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Tercatat sebanyak 14.907 tiket telah terjual atau mencapai 102 persen dari total kapasitas harian sebanyak 14.598 tempat duduk.

"Tingginya okupansi pada hari ini menunjukkan bahwa minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026 sangat tinggi.

Baca juga: KAI Bandung sebut perjalanan KA Parahyangan terdampak insiden di Bekasi

"Kondisi okupansi yang melebihi 100 persen dimungkinkan karena adanya penumpang dinamis yang naik dan turun di berbagai stasiun antara," kata dia.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, terutama pada masa libur panjang yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik menuju stasiun.

"Kami mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk memperhitungkan waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta api yang telah dipesan. Datang lebih awal ke stasiun akan membantu pelanggan melakukan proses boarding dengan lebih nyaman dan tenang," katanya.



Pewarta: M Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026