Jakarta (ANTARA) - Aktris Acha Septriasa mengakui bahwa dunia sastra membawanya terjun dan memiliki ketertarikan dengan dunia film hingga sekarang.

“Tapi dulunya aku memang suka menulis dan aku terbiasa ikut lomba puisi, sampai akhirnya dari proses aku mengalami deklamasi dan membawa puisi itu yang bikin aku jadi bisa mencurahkan perasaan-perusahaan aku ke dalam tulisan dan juga ekspresi,” kata Acha saat berkunjung ke Kantor Berita ANTARA, Jakarta, Senin. 

Ia menambahkan bahwa, ia sempat dua kali menjalani casting hingga akhirnya bergabung dengan sebuah proyek film. 

Semenjak merintis karir di industri film, Acha mengakui bahwa tak ada yang berubah pada dirinya, ia mengingat satu hal yang berubah adalah metode dalam mendalami peran sehingga tidak kebingungan di lokasi syuting.

Baca juga: Acha Septriasa dan Baim Wong akan bintangi film "Suamiku Lukaku"

Hal lain yang membuatnya berkembang menurutnya adalah ia lebih terbuka untuk melakukan riset dan mengenai lawan main lebih jauh sehingga mendapatkan input yang tepat dalam melakoni sebuah karakter.

“Mesti juga dari hasrat yang luar biasa untuk selalu terus mau belajar sih,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa melalui naskah film, ia belajar banyak mengenai hidup, contohnya adalah film “Respect” yang meluncur pada 2012 lalu.

Dalam film itu, ia mengenang berperan sebagai sosok perempuan yang telah menikah selama delapan tahun namun belum memiliki anak.

Mengakui tidak memahami karakter tersebut, ia bahkan bertanya pada beberapa orang terdekat yang ia kenal mengenai gambar dan perasaan, serta riset-riset lain terkait karakter itu.

Lewat riset yang ia lakukan, pendalaman karakter ia dapatkan serta ia mendapatkan pengetahuan soal kesiapan mental dalam menjalin realita kehidupan.

“Karena tugas seorang aktris itu harusnya juga adalah mempelajari sisi kemanusiaan daripada manusia itu sendiri,” tambahnya.



Pewarta: Sinta Ambarwati
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026