Lubuk Basung (ANTARA) - Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang sempat muncul di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam masuk dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Jumat dini hari.

"Benar satu individu harimau sumatra masuk kandang jebak di Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Jumat (22/5) sekitar pukul 02.30 WIB," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan harimau masuk kandang jebak yang dipasang petugas BKSDA Sumbar bersama Patroli Anak Nagari (Pagari) dan masyarakat semenjak Rabu (20/5).

Harimau itu baru diketahui petugas masuk dalam kandang jebak sekitar pukul 09.00 WIB Jumat (22/5).

Baca juga: Harimau sumatra di Lembah Hijau mati akibat perdarahan otak

Namun dari hasil kamera treap atau jebak, harimau masuk dalam kandang sejak pukul 02.30 WB.

Saat itu petugas BKSDA Sumbar bersama Pagari dan warga melihat kandang jebak dan selama dalam perjalanan banyak ditemukan jejak kaki satwa dilindungi itu.

"Sesampai kami di kandang jebak, pintu sudah tertutup dan ada satu individu harimau di dalam kandang dengan usia di bawah dua tahun," katanya.

Petugas BKSDA Sumbar sedang menyiapkan proses evakuasi dan rencana dibawa ke tempat perawatan satwa.

"Kita sedang menyiapkan proses evakuasi satwa harimau dan bakal kita bawa ke tempat perawatan," katanya.

Baca juga: BKSDA kerahkan tim tangani interaksi negatif harimau sumatra di jalan desa Gayo Lues

Ia mengakui harimau yang masuk kandang jebak ini merupakan yang beberapa kali muncul di Kecamatan Palembayan, Matur dan Palupuh.

Harimau sempat bertemu dengan masyarakat saat berada di sawah dan kebun mereka.

"Kita sudah melakukan penanganan beberapa kali dan evakuasi ini merupakan opsi terakhir agar satwa selamat dan masyarakat aman," katanya.



Pewarta: Altas Maulana
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026