Bogor (ANTARA) - Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bogor Yantie Rachim menegaskan bahwa Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga ruang untuk melihat langsung kondisi sosial, tumbuh kembang, hingga pendidikan karakter anak-anak di lingkungan masyarakat.
Hal itu disampaikan saat kunjungan di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (20/5/2026).
Ia meyakini bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
“Posyandu 6 SPM menjadi ruang untuk melihat secara langsung kondisi sosial, tumbuh kembang, serta pendidikan karakter anak-anak. Setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, berakhlak baik, dan memperoleh pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih cerah,” ujar Yantie Rachim
Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam Gebyar PKBM HJB ke-544 yang menghadirkan akses pendidikan gratis bagi ratusan warga belajar di Kota Bogor.
Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 544 peserta didik mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C secara gratis hingga memperoleh ijazah, khusus bagi warga yang masih berada dalam usia sekolah.
Yantie Rachim berharap langkah kecil yang dilakukan melalui perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak putus sekolah dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan generasi muda Kota Bogor.
“Semoga langkah dan ketulusan ini menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa kepedulian kecil yang dilakukan dengan hati dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan anak-anak Kota Bogor,” pungkasnya.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.