Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto jadikan perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di daerah itu, termasuk di kawasan Malasari Kecamatan Nanggung yang memiliki historis dengan pemerintahan daerah itu di masa lalu.
“Harapan Pak Bupati ada perputaran ekonomi yang baik untuk masyarakat. Jadi bukan sekadar seremoni, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Kamis.
Karena itu, konsep kegiatan dibuat membaur dengan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan homestay dan rumah warga sebagai tempat menginap pimpinan daerah maupun tamu undangan.
Menurut dia, pemilihan Malasari sebagai pusat kegiatan HJB dalam kegiatan Gowes Napak Tilas juga tidak terlepas dari perubahan besar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah pembangunan Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer.
Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui itu kini telah dibeton sehingga membuka akses menuju kawasan wisata kaki Gunung Halimun Salak.
Ajat menambahkan, rangkaian HJB ke-544 tetap diawali di kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, melalui kegiatan Car Free Night pada 30 Mei 2026, kemudian dilanjutkan helaran budaya dan Car Free Day pada 1 Juni 2026.
Selain gowes napak tilas, upacara peringatan HJB dan sidang paripurna DPRD Kabupaten Bogor juga direncanakan digelar di kawasan Malasari dengan konsep sederhana dan menyatu dengan masyarakat.
Kegiatan gowes napak tilas tersebut juga dibuka untuk masyarakat secara gratis dengan fasilitas jersey bagi peserta yang mendaftar.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.