Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI sebagai langkah berani dalam melindungi masyarakat.
"Kerangka ekonomi dan kebijakan fiskal 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo memperlihatkan keberanian pemerintah mengambil langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memperkuat perlindungan sosial masyarakat," kata Bamsoet dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Bamsoet menyatakan dukungannya terhadap KEM-PPKF 2027 yang arah kebijakannya menunjukkan pemerintah sedang membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang dengan pendekatan yang lebih realistis, terukur, dan fokus pada penguatan daya tahan nasional di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Menurut dia, di tengah perlambatan ekonomi dunia, tensi geopolitik, perang dagang, serta tekanan suku bunga global, pemerintah dinilai tetap mampu menjaga optimisme ekonomi nasional dengan target pertumbuhan 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027.
"APBN ditempatkan sebagai instrumen perjuangan negara untuk memastikan kesejahteraan rakyat meningkat secara nyata," katanya.
Baca juga: Prabowo sebut pemerintah selamatkan 150 miliar dolar lewat badan ekspor
Baca juga: Presiden Prabowo targetkan tingkat kemiskinan berada di kisaran 6,0-6,5 persen pada 2027
Ketua DPR RI ke-20 itu menilai, desain RAPBN 2027 memperlihatkan kehati-hatian pemerintah dalam mengelola fiskal. Dengan menargetkan defisit pada kisaran 1,80 hingga 2,40 persen terhadap PDB ini menunjukkan disiplin fiskal tetap dijaga di tengah kebutuhan pembiayaan program prioritas nasional yang semakin besar.
Pemerintah, menurut dia, tetap mempertahankan ruang fiskal yang sehat agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.
Pewarta: Laily RahmawatyUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.