Karawang (ANTARA) - Wakil Bupati Karawang Jawa Barat Maslani menyebutkan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bukan sekedar catatan sejarah, tapi menjadi nyala semangat yang terus hidup dalam denyut pembangunan daerah.
"Bagi Karawang, Hari Kebangkitan Nasional bukan sekedar catatan sejarah melainkan nyala semangat yang terus hidup dalam denyut pembangunan,"kata Maslani di Karawang, Rabu.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, ini harus menjadi penyemangat untuk terus membangkitkan pendidikan.
Selain itu, juga harus mampu memperkuat persatuan serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya menghadirkan kemajuan fisik saja.
"Kebangkitan nasional sejati adalah ketika pembangunan tidak hanya menghadirkan kemajuan fisik. Tapi juga harus mampu membangkitkan pendidikan, memperkuat persatuan dan menghadirkan Kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," katanya.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini merupakan refleksi dari momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
Sejarah mencatat, peristiwa tersebut adalah "fajar menyingsing" bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai menggabungkan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan.
Kelahiran Boedi Oetomo menjadi tonggak kebangkitan nasionalisme Indonesia, menandai awal perjuangan bangsa untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan.
Semangat persatuan dan kebangkitan yang diinisiasi oleh Boedi Oetomo harus terus menginspirasi generasi penerus untuk meneruskan perjuangan meraih kemerdekaan
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026