Hamilton, Kanada (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa menyatakan "amat prihatin" atas nasib dan keselamatan para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) setelah pasukan Zionis Israel menyergap seluruh kapal dalam konvoi kemanusiaan ke Jalur Gaza itu.
"Kami sangat prihatin atas keselamatan semua orang di kapal. Mereka harus dilindungi, dan mereka harus dipastikan tetap aman," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers.
"Hukum internasional di laut lepas harus dipatuhi," ucap dia, menambahkan.
Baca juga: Indonesia desak Israel segera melepaskan seluruh awak misi kemanusiaan
Saat ditanya apakah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan menegaskan penculikan aktivis flotilla tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional, Dujarric mengatakan masih perlu meninjau lebih jauh saat ini.
Pewarta: Nabil IhsanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.