Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjalankan skema jemput bola untuk merealisasikan tiga program unggulan pelayanan administrasi kependudukan tahun 2026 yang menyasar pelajar hingga masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi Carwinda di Cikarang Selasa mengatakan program pelayanan tahun ini difokuskan pada percepatan perekaman KTP elektronik bagi pemula, penerbitan kartu identitas anak (KIA) di sekolah serta pelayanan administrasi kependudukan secara langsung di tingkat desa dan kelurahan.
Dia menyebut salah satu program unggulan yang tengah dijalankan yakni perekaman KTP elektronik bagi penduduk usia 17 tahun (Kampus 17) yang digelar setiap Selasa dan Kamis.
"Program ini menyasar peserta didik jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat yang telah memasuki usia wajib KTP," katanya.
Baca juga: Disdukcapil Bekasi klarifikasi terkait dugaan maladministrasi akte kelahiran
Baca juga: Pemkab Bekasi beri penghargaan Disdukcapil atas pelayanan publik
Ia menjelaskan melalui layanan ini, petugas melakukan perekaman biometrik secara langsung di sekolah sehingga para pelajar dapat segera memiliki KTP elektronik saat memasuki usia 17 tahun.
"Petugas kami melakukan jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien," ujarnya.
Pihaknya melalui pola serupa juga menghadirkan program penerbitan layanan kartu identitas anak dan golongan darah (Lakiagoda) yang dilaksanakan setiap hari Rabu dengan menyasar peserta didik tingkat SMP.
"Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik memiliki identitas resmi anak sebagai bukti diri anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah," ujarnya.
Baca juga: Gerai Disdukcapil diserbu warga Desa Setiajaya Bekasi
Dia menjelaskan pihaknya juga berkolaborasi dengan PMI untuk melengkapi data golongan darah pada KIA melalui pemeriksaan golongan darah di sekolah.
Tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, kata dia, Disdukcapil juga rutin melakukan pelayanan perekaman KTP elektronik dan administrasi kependudukan lain setiap Selasa dan Kamis, baik di tingkat desa maupun kelurahan.
"Program ini bertujuan untuk memperluas cakupan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut dia, berbagai kegiatan pelayanan yang dilakukan sejauh ini telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, berdasarkan tinggi jumlah dokumen kependudukan yang berhasil diterbitkan melalui program-program tersebut.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras kita bersama melalui pelayanan dari seluruh lokasi pelayanan baik dari kantor dinas, unit pelayanan setiap kecamatan, pos pelayanan yang tersebar di beberapa tempat maupun berbagai program lain kami yang dilakukan melalui skema jemput bola," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.