Jakarta (ANTARA) - Aktor Rifky Alhabsyi menceritakan pengalamannya bersama sang istri, Yulia Rahmayani, menjalani program In Vitro Fertilization (IVF) atau program bayi tabung demi memiliki buah hati.
"Perjalanan kami untuk mendapatkan buah hati bukan proses yang mudah. Selama sembilan tahun kami belajar untuk tetap kuat, pasrah, namun tidak menyerah, dan saling mendukung satu sama lain," kata Rifky sebagaimana dikutip dalam siaran pers rumah sakit penyedia layanan di Jakarta, Selasa.
Rifky dan Yulia mempertimbangkan untuk menjalani program bayi tabung pada tahun 2022, setelah Yulia menjalani operasi pengangkatan tuba falopi, saluran yang menghubungkan ovarium atau indung telur dengan rahim.
Namun, mereka baru memulai proses IVF pada tahun 2025.
"Akhirnya terwujud setelah sempat kami mencari referensi ke tujuh dokter dan satu profesor untuk menjalani program IVF dan alhamdulillah akhirnya berjodoh dengan Smart Fertility Clinic," kata Rifky.
Baca juga: Dokter spesialis kandungan ungkap syarat memperoleh bayi tabung tidak mudah
Baca juga: RS HMR Mataram tangani 10 pasutri untuk program bayi tabung
Baca juga: Selebgram Tasya Revina dikarunia anak pertama hasil program bayi tabung
Sebagai bagian dari proses IVF, Yulia menjalani prosedur Ovum Pick Up (OPU) Februari 2025 dan Frozen Embryo Transfer (FET) pada September 2025. Dua pekan kemudian, tanda kehamilan mulai terlihat.
Rifky menekankan pentingnya dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat bagi pasangan yang menjalani program bayi tabung.
"Yang paling membuat kami tenang adalah kami merasa benar-benar didampingi sejak awal program kehamilan hingga proses persalinan," katanya.
Anak pertama Rifky dan Yulia lahir di Primaya Evasari Hospital pada Jumat (15/5). Bayi dengan berat 2,45 kg dan panjang 45 cm itu dinamai Muhammad Rafasya Zayyan Alhabsyi.
Menurut dr. Darma Syanty, Sp.OG., Subsp. FER., metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dan Transversus Abdominis Plane (TAP) Block diterapkan dalam proses persalinan pasien untuk membantu mengurangi nyeri pasca-persalinan dan mempercepat proses pemulihan ibu.
Pewarta: Abdu FaisalUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.