Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan melalui unit Museum dan Cagar Budaya (MCB) menghadirkan buku Museum Passport dan cap sebagai atraksi anyar untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus cara baru berwisata museum.

"Semoga Museum Passport ini dapat menjadi langkah awal, langkah inovatif menjadikan pengunjung mengunjungi museum. Itu harus kita jadikan gaya hidup, seperti orang datang ke mal atau ke mana. Datang ke museum harus kita jadikan gaya hidup yang berbudaya,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta, Senin.

Kementerian Kebudayaan meluncurkan paspor museum bertepatan dengan peringatan Hari Museum Internasional. Pengunjung bisa membubuhkan cap (stempel) yang ada di museum ke dalam buku tersebut.

Tiap-tiap museum bisa saja memiliki desain cap yang berbeda.

Baca juga: Kementerian Kebudayaan gelar lomba konten video kreatif bertema museum dan cagar budaya

Kepala MCB Esti Nurjadin mengatakan paspor tersebut akan dirilis pada 16 Juni mendatang pada hari jadi MCB. Hingga kini terdapat 18 museum serta 34 cagar budaya di bawah naungan MCB yang siap menyediakan cap untuk paspor tersebut, termasuk museum di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.



Pewarta: Sinta Ambarwati
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026