Jakarta (ANTARA) - Anomali Coffee Cipete Jakarta Selatan menggelar Eco Collective Market sebagai kepeduliannya menjaga kelestarian alam yang bekerja sama dengan perajin cinta lingkungan.
"Kopi itu tergantung dengan alam, jika terjadi bencana alam harga akan naik karena produksi berkurang," kata Manajer Anomali Coffee, M Faiq di Jakarta, Sabtu.
Untuk itu katanya kita perlu menjaga keseimbangan alam agar tetap lestari. Bahan-bahan yang kami gunakan juga berasal dari daur ulang. Misalnya penggunaan sedotan tas dan cup.
Pameran produk ramah lingkungan tersebut berlangsung di Anomali Coffee Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel) pada 2-10 Mei 2026.
Hari Bumi jatuh setiap 22 April sebagai acara tahunan global untuk mendukung perlindungan lingkungan, meningkatkan kesadaran terhadap krisis iklim, dan mendorong aksi nyata.
Sejumlah perajin yang ikut serta di ajang Cipete Eco-Collective Market yang menampilkan aneka produk ramah lingkungan, antara lain Mortier, Rue, Rappo, Boolet, Sebumi, Cultivia, MVCL dan Impact Hub.
Boolet misalnya menampilkan papan yang terbuat dari sampah tusuk sate dan sumpit. Rue menampilkan hasil kerajinan dari botol plastik.
Perajin lain menampilkan tas ramah lingkungan yang terbuat dari rumput Impa serta produk baju dari dedaunan yang di press.
Anomali Coffee mendukung dan ingin tumbuh bersama para wirausahawan yang berwawasan lingkungan.
Selain itu, para wirausahawan muda yang memproduksi produk ramah lingkungan dan produknya memenuhi unsur gaya hidup sehingga bisa dipakai konsumen.
“Kopi ini sudah menjadi gaya hidup. Para penikmat kopi yang datang bisa sekaligus membeli produk ramah lingkungan yang dikreasi partner kami,” jelas Faiq.
Anomali Coffee, terus berupaya menggunakan produk ramah lingkungan, seperti wadah dan sedotan kopi yang digunakan terbuat dari pelepah jagung sehingga bisa terurai di alam.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.