Depok (ANTARA) - Amartha Financial melalui amartha.org kembali membuka program pendaftaran Beasiswa Amartha dengan kuota tahun ini mencapai 335 penerima dari pelajar SMA dan mahasiswa di daerah.
Program ini merupakan wujud komitmen Amartha untuk mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi di berbagai sektor industri.
Chairman of amartha.org, Aria Widyanto dalam keterangannya, Kamis menyampaikan bahwa selama lebih dari 16 tahun mendampingi UMKM di perdesaan, Amartha melihat tantangan utama yang dihadapi talenta muda di daerah bukan terletak pada potensi, melainkan pada akses dan kesiapan.
“Potensi talenta muda di daerah sangat besar, namun perlu didukung dengan akses, eksposur, dan pembekalan yang relevan agar siap bersaing dan berkontribusi. Di sini, Amartha berupaya menjembatani potensi tersebut dengan mencetak talenta yang unggul secara akademis, memiliki jiwa kepemimpinan serta mampu menyelesaikan tantangan di lapangan, termasuk di akar rumput," katanya.
Tahun ini, Amartha memperluas kolaborasi dengan lebih banyak universitas serta meningkatkan kuota penerima menjadi 85 penerima beasiswa untuk mahasiswa, serta 250 penerima untuk pelajar sekolah menengah atas,” jelas Aria.
Beasiswa STEAM, Beasiswa Frontier, dan Beasiswa Cendekia jadi cara Amartha memperluas akses pendidikan dan siapkan talenta muda daerah Beasiswa STEAM dan Frontier berfokus pada pengembangan mahasiswa di bidang sains dan sektor strategis, yang ditujukan bagi mahasiswa minimal semester empat dengan IPK sekurang-kurangnya 3,0 dari 10 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Sementara itu,Beasiswa Amartha Cendekia menyasar pelajar kelas XI SMA/SMK sederajat, khususnya mereka yang memiliki semangat belajar tinggi namun menghadapi keterbatasan akses pendidikan, dengan fokus pada dukungan akademik dan pengembangan karakter.
Kini, Amartha menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi unggulan, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, hingga Universitas Mulawarman, sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas dan relevansi pengembangan talenta yang dihasilkan melalui program ini.
“Melalui Beasiswa Amartha, kami tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan tetapi juga membekali penerima dengan pembekalan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis dan praktik nyata mengerjakan proyek sosial yang didanai Amartha. Selama program, penerima beasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari para profesional di bidangnya. Kami ingin memastikan talenta muda, khususnya dari daerah, memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Aria.
Dukungan yang diberikan dirancang sesuai kebutuhan tiap jenjang. Pada jalur mahasiswa, penerima Beasiswa STEAM dan Frontier mendapatkan bantuan pendidikan hingga Rp22
juta per tahun, biaya hidup, pendanaan proyek sosial, hingga akses pelatihan dan peluang magang.
Sementara pada Beasiswa Cendekia, Amartha memberikan dukungan biaya pendidikan bagi pelajar SMA/SMK sederajat sebesar Rp3 juta per tahun, dengan tambahan Rp5 juta
bagi penerima yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Para penerima juga akan mengikuti berbagai program pengembangan selama satu tahun, mulai dari kelas pengembangan diri, mentoring intensif, hingga kesempatan untuk
terhubung dalam jejaring alumni dan inisiatif sosial.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.