Padang (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI memastikan ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) kembali digelar di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada 2027 guna mendukung kemajuan sektor pariwisata dan olahraga.
"Kami ingin memastikan kembali TdS bakal hadir kembali sebagai ikon event di Sumbar yang berskala internasional," kata Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Padang, Kamis.
Ajang balap sepeda internasional tersebut sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Sinyal bakal digelarnya TdS sekaligus menjadi momentum bagi Ranah Minang untuk menggeliatkan pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM dan lainnya.
Baca juga: Wisata di Singkarak catat lonjakan pengunjung seiring pemulihan bencana
Baca juga: Menparekraf nikmati keindahan Danau Singkarak dari objek wisata Bukit Cinangkiek
Terkait kesiapan infrastruktur menjelang penyelenggaraan TdS 2027, Kemenpar memastikan akan berkoordinasi lebih intens dengan berbagai pihak yang terlibat terutama pemerintah daerah. Hal itu menyangkut dengan aspek atraksi, amenitas dan aksesibilitas pascabencana hidrometeorologi di akhir 2025.
"Bencana jadi trigger dan kekuatan Sumbar karena Sumbar masih tetap eksis di sektor pariwisata," kata dia.
Sementara itu, anggota DPD asal Sumbar Irman Gusman menyambut positif rencana Kemenpar yang kembali menyelenggarakan TdS pada 2027. Ajang balap sepeda tersebut dinilai bisa menjadi upaya Ranah Minang untuk mempromosikan ulang berbagai potensi pariwisata yang ada.
Baca juga: Tour de Singkarak 2017, Ini Klasemen Akhirnya
"Mudah-mudahan 2027 bisa dilaksanakan melalui Deputi Kementerian Pariwisata," harapnya.
Di saat bersamaan eks Ketua DPD RI tersebut juga berharap kementerian terkait untuk membenahi berbagai infrastruktur pendukung pariwisata. Hal ini tergolong penting mengingat kemajuan pariwisata harus selaras dengan kesiapan aksesibilitas dan lainnya.
"Kita berharap kementerian lain juga mendukung infrastruktur dan memprioritaskan Sumbar," ujarnya.
Pewarta: Muhammad ZulfikarUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.