Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jawa Timur masih didominasi oleh gempa letusan/erupsi.
"Pengamatan kegempaan pada Kamis pukul 00.00-06.00 WIB tercatat sebanyak 15 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 mm, dan lama gempa 77-123 detik," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Kamis.
Pada periode yang sama, aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa juga terekam satu kali gempa guguran dengan amplitudo 7 mm dan lama gempa 65 detik, kemudian lima kali gempa embusan dengan amplitudo 4-6 mm, dan lama gempa 35-49 detik.
"Untuk pengamatan visual, gunung api tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah ke arah selatan dan barat daya," tuturnya.
Baca juga: Gunung Semeru erupsi disertai luncuran awan panas sejauh 4,5 km pada Jumat malam
Baca juga: Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan capai 1.000 meter
Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak tiga kali pada Kamis, yakni pukul 00.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak, kemudian erupsi kembali pada pukul 01.14 WIB dan 07.30 WIB dengan visual letusan tidak teramati, karena tertutup kabut.
Pewarta: Zumrotun SolichahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.