Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan perlu adanya inisiasi gerakan perempuan sehat dan perempuan menyehatkan guna membangun kesehatan di Indonesia, dimana kapasitas ibu-ibu sebagai penjaga kesehatan keluarga ditingkatkan.
Apabila para pemangku kepentingan dapat berkolaborasi merealisasikan gerakan tersebut, kata Menkes, maka rata-rata usia harapan hidup dan umur harapan hidup sehat (Healthy Average Life Expectancy/HALE) Indonesia bisa naik dari 74 tahun menjadi 84 tahun.
"Membangun kesehatan itu tidak bisa dipimpin oleh seorang laki-laki seperti saya. Tapi harus dipimpin di 74 juta rumah tangga oleh seluruh perempuan, ibu rumah tangga yang ada di sana," kata Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Rabu, dalam Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026 bertema "No Woman Left Behind".
Baca juga: Pemerintah pastikan layanan darurat RS berjalan selama libur panjang
Menkes Budi mengatakan Indonesia memiliki 10 ribuan puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) di 85 ribuan desa. Namun demikian, kata dia, upaya kesehatan dapat diperluas lagi ke 74 juta rumah tangga, dengan meningkatkan kapasitas ibu-ibu sebagai dokternya keluarga.
Menurutnya, ibu-ibu di Indonesia memiliki jiwa perawat dan kemampuan untuk melakukan penanganan, misalnya saat anak demam, mencret, atau batuk pilek. Hal itu dilakukan tanpa dibayar dan tanpa bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Bayangkan kalau kemudian kita menambah pengetahuan Ibu-ibu ini, untuk bisa ngukur darah tinggi bapaknya. Jadi begitu bapaknya pulang tuh, abis ngurusin dari kantor, pusing, lihat mukanya, 'Udah bapak, ukur dulu tekanan darah'. Set, oh darah tinggi, minum obat atau garamnya dikurangin dari dapur," kata Menkes Budi.
Baca juga: Menkes: Gencarkan skrining-surveilans kusta guna eliminasi penyakit
Kemudian, lanjut dia, ibu-ibu ini juga bisa diajarkan cara mengukur gula darah. "Kalau itu berhasil kita bangun, Insya Allah, masalah kesehatan di Indonesia ini jadi jauh lebih baik," katanya.
Menkes pun mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama membangun sistem kesehatan yang baik. Menurutnya, program saja tidak cukup, tetapi harus dibentuk sebagai gerakan, dimana setiap orang merasa berperan dalam membangun kesehatan nasional.
Pewarta: Mecca Yumna Ning PrisieUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.