Depok (ANTARA) - UI GreenMetric Sustainable University Rankings dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menegaskan dukungannya terhadap penerapan ekoteologi sebagai pendekatan strategis dalam mewujudkan kampus berkelanjutan.

Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, dalam keterangannya, Rabu menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa nilai keberlanjutan yang diajarkan di ruang kelas benar-benar tercermin dalam praktik kampus sehari-hari.

“Universitas harus menjaga integritas dengan memastikan lingkungan kampus mencerminkan keberlanjutan yang mereka ajarkan. Sustainability harus hidup dalam sistem, budaya, dan cara berpikir institusi,” ujarnya.

Baca juga: UI GreenMetric dan IUTE Tajikistan menyatukan kampus dunia untuk aksi iklim nyata

Semangat ini sejalan dengan visi utama UI GreenMetric, “Advancing Sustainability for Earth,” yang mendorong perguruan tinggi di seluruh dunia untuk menjadikan keberlanjutan bukan hanya sebagai kebijakan teknis, tetapi juga sebagai nilai, budaya, dan tanggung jawab moral institusi.

Dalam momentum Lokakarya UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tampil sebagai mitra penyelenggara yang luar biasa sekaligus katalis penting dalam penguatan ekoteologi di lingkungan perguruan tinggi.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai keislaman, akademik, dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan dalam satu gerakan transformasi kampus.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan menegaskan bahwa ekoteologi adalah komitmen teologis yang menempatkan kelestarian alam sebagai bagian integral dari iman.

Baca juga: UI GreenMetric perkuat Kampus Berkelanjutan dengan kedutaan Turki di Indonesia

Pandangan ini memperkuat posisi kampus sebagai ruang pembelajaran sekaligus praktik nyata tanggung jawab ekologis.

Dukungan UI GreenMetric terhadap ekoteologi juga menunjukkan resonansi kuat dengan arah global pembangunan berkelanjutan. Integrasi antara spiritualitas, kebijakan kampus, dan aksi lingkungan menjadi pendekatan baru yang semakin relevan dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan krisis ekologis dunia.

Sebagai kampus Islam progresif, UIN Sunan Kalijaga mengintegrasikan prinsip Khalifah fil Ardh ke dalam ekosistem keberlanjutan yang selaras dengan UI GreenMetric (UIGM).

Visi besar ini diwujudkan pimpinan universitas melalui pembangunan Kampus II Pajangan sejak 2024 berkonsep forest campus, yang berdampak langsung pada indikator Setting and Infrastructure (SI).

Baca juga: UI GreenMetric dan Kedutaan Besar Turki perkuat komitmen transformasi Kampus Berkelanjutan

Komitmen fisik tersebut diperkuat oleh transformasi budaya pada 2025 melalui inisiatif tim Green Force Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM).

Melibatkan kolaborasi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, gerakan akar rumput ini secara spesifik sejalan dengan metodologi Waste (WS) dan Education and Research (ED) dari UI GreenMetric, yang berguna sebagai panduan strategis dalam membentuk ulang perilaku keseharian (behaviour reset) sivitas akademika menuju kebiasaan ramah lingkungan.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026