Jakarta (ANTARA) - President University mengukuhkan tiga guru besar baru sebagai langkah strategis untuk memperkuat pilar akademik serta meningkatkan kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.
Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, M. Samsuri dalam keterangan di Jakarta, Rabu, menekankan bahwa pencapaian jabatan guru besar bukan sekadar prestasi personal, melainkan mandat untuk menjaga integritas akademik.
Ia berharap keberadaan para profesor baru ini dapat memicu pertumbuhan inovasi yang lebih masif, khususnya di kawasan industri Jababeka tempat universitas tersebut bernaung.
"Kami berharap semakin banyak guru besar yang lahir dari President University, sehingga kualitas riset semakin berkembang dan President University dapat menjadi kebanggaan, bahkan menjadi 'bunga' yang tumbuh di kawasan Jababeka," kata Samsuri.
Baca juga: Kampus Meretas Batas: Rahasia President University jadi kampus global
Baca juga: 25 Tahun President University konsisten bangun generasi global untuk Indonesia
Selain penguatan riset, penambahan guru besar ini diharapkan mampu meningkatkan citra akademik kampus di tengah ketatnya persaingan dan persyaratan pendidikan tinggi di Indonesia.
Sementara Rektor President University, Dr. Handa Abidin menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras institusi dalam memfasilitasi para dosen untuk mencapai puncak karier akademis mereka.
Ia juga menyoroti Prof. Jhanghiz Syahrivar, salah satu profesor yang dikukuhkan sebagai bukti nyata keberhasilan sistem pendidikan internal universitas yang telah berjalan selama hampir dua dekade.
"Sekitar 18 tahun yang lalu, beliau lulus dari President University. Hari ini, beliau diresmikan sebagai profesor di President University. Ini menunjukkan bahwa President University tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan akademisi dari alumninya sendiri," tutur Dr. Handa.
Baca juga: President University catatkan kampus dengan mahasiswa asing terbanyak di Indonesia
Melalui pengukuhan ini, President University optimistis dapat terus mencetak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan memperkuat posisi Indonesia di kancah sains global.
ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Anton Wachidin Widjaja, S.E., M.M., Prof. Dr.-Ing. Erwin Parasian Sitompul, S.T., M.Sc., dan Prof. Jhanghiz Syahrivar, S.E., M.M., Ph.D.
Hingga saat ini, President University tercatat telah memiliki total delapan guru besar yang aktif berkontribusi dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan.
Pengukuhan yang dilakukan dalam dua sesi terpisah pada April 2026 ini menandai komitmen universitas dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan melalui para akademisi yang unggul di bidangnya masing-masing.
Pewarta: Sean Filo MuhamadUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.