Karawang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang, Jabar kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk renovasi Stadion Singaperbangsa. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang Rusman Kusnadi, di Karawang, Senin, menyampaikan pada tahun 2026 ini pekerjaan renovasi Stadion Singaperbangsa Karawang dilanjutkan. Sehingga kembali dialokasikan anggaran. 

"Tahun ini masih ada pekerjaan lanjutan di Stadion Singaperbangsa, meski skalanya relatif kecil dibanding tahap sebelumnya," kata dia. 

Pada tahun ini, sebagaimana terpantau di dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk pembangunan dan renovasi Stadion Singaperbangsa.

Tidak disebutkan secara detail jenis pekerjaan yang harus dikerjakan dengan anggaran tersebut. Dalam SiRUP, spesifikasi pekerjaannya hanya disebutkan membangun seluruh komponen stadion. 

Sementara itu, kegiatan pembangunan dan renovasi Stadion Singaperbangsa Karawang yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir sudah menghabiskan anggaran puluhan miliar. 

Pada tahun 2024 dianggarkan sekitar Rp15 miliar untuk pembangunan dan renovasi Stadion Singaperbangsa. 

Proyek pengerjaan di tahap awal ini dilakukan oleh CV Putera Belko, dengan konsultan pengawas PT Prisma Karya Utama dan konsultan perencanaan PT Simply Dimensi Indonesia.

Renovasi stadion di tahap awal ini diduga bermasalah. Selain karena pekerjaannya yang molor atau tidak selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, kegiatan renovasi stadion tahap pertama itu diduga tidak sesuai dengan perencanaan.

Lintasan lari di stadion Singaperbangsa telah dirampungkan pada proyek tahap pertama. Sementara lintasan lari itu harus digunakan untuk jalur keluar-masuk kendaraan proyek di tahap kedua. Selain itu, kondisi saluran air juga belum rampung pada pertama.

Selanjutnya pada tahun 2025 kembali dialokasikan anggaran untuk renovasi stadion, sekitar Rp15 miliar. 

Proyek renovasi stadion tahap kedua, lingkup pekerjaan dalam ketentuan awal meliputi pembangunan ruang tambahan untuk cabang olahraga, perbaikan toilet, pemasangan kursi lipat di tribun barat, videotron untuk papan skor, pembangunan rest room atlet, serta pembaruan interior dan eksterior stadion menggunakan bahan aluminium composite panel.

Namun hingga pekerjaan berakhir, ada beberapa pekerjaan yang tidak selesai, di antaranya pemasangan kursi lipat di tribun barat, dan videotron untuk papan skor.

Pekerjaan renovasi stadion tahap kedua yang dilaksanakan oleh CV Sexy Road Indo juga diduga bermasalah. Pihak pemborong meninggalkan utang di warung dan menyisakan utang gaji pekerja. 

Kemudian, meski dua tahapan pekerjaan renovasi stadion diduga bermasalah, pada tahun 2026 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang tetap melanjutkan pembangunan, dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar. 

Dengan demikian, total anggaran yang dikeluarkan untuk renovasi Stadion Singaperbangsa mencapai sekitar Rp34 miliar.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026