Bekasi (ANTARA) - Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Angrek selamat dan diangkut kembali ke Stasiun Gambir dengan menggunakan bus. 

Hal itu disampaikan Anne Purba dalam keterangannya kepada wartawan peliput di lokasi kecelakaan KA di  Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

"Untuk pelanggan (penumpang) KA Argo Bromo Anggrek sebanyak 240 orang, semuanya selamat. Kami siapkan bus untuk membawa mereka ke Stasiun Gambir," kata Anne.

Ia menyebutkan proses evakuasi difokuskan untuk melakukan evakuasi para korban akibat kecelakaan KA itu. Menurut dia prioritas adalah keselamatan pelanggan PT KAI.

Sementara itu para penumpang commuter line diarahkan untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan menggunakan moda angkutan lain yang ada karena praktis operasional KA dihentikan untuk fokus melakukan evakuasi dan penanganan pasca kejadian kecelakaan itu.

Tertahan di stasiun

 Ratusan penumpang KRL Commuter Line ke arah Bekasi tertahan di Stasiun Manggarai, Jakarta, menyusul insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

"Saya menunggu kereta 1,5 jam lebih di sini," kata Adi, yang mengaku baru saja menjenguk teman yang dirawat di RSCM dan akan pulang ke Tambun.

“Saya sampai pukul 23.00 WIB masih di sini. Tapi tadi sudah menghubungi teman minta dijemput," katanya.

Ia mengatakan ada KRL yang akan berangkat sampai Stasiun Bekasi Kota tetapi masih belum bisa diberangkatkan.

"Kereta itu penuh dan belum berangkat," kata Adi.

Warga lainnya, Eni, juga mengaku sudah 1,5 jam menunggu kereta yang katanya akan diberangkatkan pukul 21.26 WIB.

"Akhirnya saya memilih minta dijemput untuk pulang," kata pekerja di kawasan Gondangdia itu dan tinggal di Kota Bekas.



Pewarta: Tim ANTARA
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026