Semarang (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong pengembangan ekosistem teknologi sel punca atau stem cell di dalam negeri.
"Ternyata kita tidak kalah dengan negara manapun. Di sini ada research center untuk stem cell dan kanker," kata Menko Zulkifli Hasan saat mengunjungi Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Kamis.
Menurut dia, penelitian tentang teknologi sel punca akan menjadi sesuatu yang luar biasa jika dapat ditekuni.Baca juga: Zulhas pastikan ketahanan pangan nasional tetap aman meski terjadi perang di Timteng
Baca juga: Menko Pangan targetkan 20 hingga 30 ribu Kopdes Merah Putih selesai Juni 2026
Oleh karena itu, lanjut dia, yang tidak kalah penting yakni dukungan pemerintah serta pengembangan ekosistem teknologi tersebut.
"Banyak orang Indonesia yang pergi ke luar negeri, tetapi ternyata di sini sudah punya laboratoriumnya, punya segala fasilitas," kata Menko Zulkifli Hasan.
Ia menambahkan harga yang ditawarkan juga lebih murah dibanding luar negeri karena seluruh prosesnya dikerjakan oleh putera-puteri terbaik Indonesia.
Baca juga: Menko Zulhas dorong KKMP jadi simpul distribusi pangan masyarakat
Sementara pendiri SCCR Indonesia Putra Agung mengatakan kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan tersebut menjadi momentum untuk membangun ekosistem pengembangan teknologi sel punca.
"Kami membangun integrasi antara pendidikan, riset, dan pengembangan stem cell berstandar internasional, hingga hilirisasi produk pangan berbasis sains," kata Putra Agung.
Menurut dia, penguasaan riset dan inovasi membuktikan bahwa bangsa Indonesia menjadi bangsa besar yang mandiri dalam menghasilkan produk-produk berbasis teknologi tinggi.
Pewarta: Immanuel Citra SenjayaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.