Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperkenalkan moda transportasi publik kepada para pelajar untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas dengan pendekatan interaktif sekaligus bagian dari program wisata edukasi.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono di Cikarang, Rabu, mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada pelajar tentang penting keselamatan berlalu lintas sekaligus mengenalkan fungsi transportasi umum secara langsung.

Kegiatan ini juga sejalan dengan rancangan program wisata edukasi bagi pelajar menggunakan transportasi massal bus sebagai langkah menanamkan budaya penggunaan angkutan umum dan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini.

"Program ini dirancang terintegrasi dengan layanan transportasi publik modern BisKita Trans Wibawa Mukti," katanya.

Sejumlah pelajar asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengikuti pembelajaran dari luar kelas melalui kegiatan wisata edukasi transportasi memanfaatkan layanan BisKita Trans Wibawa Mukti, Rabu.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Dia mengaku program wisata edukasi bus saat ini masih dalam tahap pengembangan dan evaluasi. Namun ke depan ditargetkan mampu menjadi agenda rutin jika mendapat respons positif dari sekolah maupun masyarakat.

Ia menjelaskan program ini menyasar pelajar dari seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA dengan materi yang disesuaikan berdasarkan usia. Selama perjalanan, siswa dikenalkan pada rambu lalu lintas, etika berkendara hingga pentingnya keselamatan di jalan.

"Kegiatan ini tidak sekadar rekreasi. Kami siapkan materi edukasi, termasuk sesi interaktif dan tanya jawab agar siswa lebih memahami," jelasnya.

Pihaknya pada kegiatan ini juga menyiapkan petugas pemandu yang bertugas mendampingi siswa selama perjalanan berlangsung, termasuk memberikan edukasi mengenai keselamatan lalu lintas.

Kepala Bidang Angkutan Umum pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Firman Arief Sembada menambahkan program ini akan diperkuat dengan pemanfaatan layanan BisKita Trans Wibawa Mukti sebagai sarana edukasi transportasi modern.

Kehadiran BisKita sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dengan menghadirkan layanan angkutan umum yang aman, nyaman, handal, terintegrasi dan terjangkau.

Layanan BisKita Trans Wibawa Mukti dinilai mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung perbaikan kualitas hidup masyarakat wilayah perkotaan khususnya di Kabupaten Bekasi.

BisKita melayani rute utama dari Stasiun KRL Cikarang hingga Stasiun LRT Jatimulya, menghubungkan sejumlah titik strategis seperti kawasan industri, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan hingga kompleks permukiman warga.

Armada BisKita memiliki kapasitas 40 penumpang serta dilengkapi fasilitas modern seperti AC, CCTV, Driver Console, Camera DSM, Tab on Bus, mesin penghitung penumpang (APC), kamera ADAS hingga Mobile DVR.

Selain itu, sistem pembayarannya juga telah menggunakan metode non tunai melalui kartu uang elektronik seperti Flazz, E-Money, Brizzi, dan TapCash. Bahkan, sepanjang tahun 2025 layanan ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

BisKita beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00-21.00 WIB dengan waktu tunggu antar bus sekitar 12 menit dan total 50 titik pemberhentian di sepanjang lintasan pulang maupun pergi.

Firman berharap para pelajar yang mendapat kesempatan belajar di luar memanfaatkan layanan publik terintegrasi ini tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung menggunakan transportasi publik yang modern.

"Harapannya, anak-anak ini nantinya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus terbiasa dan suka menggunakan transportasi umum serta dapat merubah kebiasaan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026