Depok (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Jawa Barat, mengingatkan jamaah calon haji asal wilayah setempat untuk menyiapkan dokumen kesehatan secara lengkap sebelum masuk embarkasi.
Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori di Depok, Rabu menegaskan kelengkapan dokumen menjadi salah satu syarat penting agar proses keberangkatan berjalan lancar.
“Calon haji asal Depok harus memastikan seluruh dokumen kesehatan sudah lengkap dan dibawa saat masuk ke embarkasi. Ini penting untuk mempercepat proses pemeriksaan dan menghindari kendala di lapangan,” ungkapnya.
Devi menjelaskan, dokumen kesehatan yang wajib dibawa oleh calon haji, antara lain kartu jamaah haji, Bukti Wanita Usia Subur (WUS) H-5 sebelum masuk embarkasi yang dikeluarkan puskesmas bagi usia 15 sampai 50 tahun.
Baca juga: Wali Kota Depok lepas keberangkatan 445 calon haji rombongan pertama
Baca juga: 2.423 jamaah haji Depok siap berangkat kloter pertama mulai 22 April 2026
Selain itu, lanjutnya, membawa kartu BPJS sebagai antisipasi jika diperlukan rujukan ke rumah sakit.
Kemudian, lembar obat dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) yang sudah dicetak.
Selain dokumen, ungkap Devi, calon haji juga diminta memastikan status kesehatannya telah sesuai di sistem siskohatkes.
Termasuk, calon haji dengan riwayat pengobatan sakit TB paru wajib melampirkan hasil pemeriksaan TCM/BTA negatif, membawa obat 41 hari di Arab Saudi dan memakai masker.
"Calon haji dengan kondisi kesehatan tertentu agar memperhatikan ketentuan yang berlaku. Jamaah haji wajib vaksin Meningitis, Polio dan COVID-19," ungkap Devi.
Baca juga: Pemkot Depok siap hadirkan kantor Kementerian Haji dan Umrah
"Bagi yang kontraindikasi vaksin, wajib membawa surat keterangan dari dokter spesialis untuk memperoleh International Certificate of Vaccination (ICV) kontraindikasi dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK)," ujarnya.
Sementara itu, calon haji Diabetes Melitus (DM) dengan kondisi gangren diabetikum atau jamaah anemia dengan kadar hemoglobin (HB) di bawah 8,5 gr/dl berpotensi dikembalikan ke daerah demi keselamatan.
“Kami terus mengingatkan kepada seluruh calon haji untuk mempersiapkan diri dengan baik. Mulai dari sisi kesehatan maupun dokumen, agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026