Jakarta (ANTARA) - Surabaya Domino Tournament 2026 resmi berakhir dengan menghadirkan persaingan sengit dan drama hingga partai final menghadirkan pasangan Saifuddin dan Erman asal Kabupaten Gresik sukses keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan lawan tangguh dari Makassar.

Turnamen domino berskala nasional yang digelar di Grand City Convention Hall, Surabaya, pada 18–19 April 2026 ini menjadi bukti bahwa olahraga domino semakin berkembang dan diminati masyarakat luas.

Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI), Andi Jamaro Dulung dalam keterangannya, Selasa, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen domino ini.

“Selamat kepada para juara Surabaya Domino Tournament 2026,” ujar Andi Jamaro.

Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya besar membangun ekosistem olahraga domino di Indonesia.

Menurutnya, ajang ini merupakan bagian dari delapan seri turnamen di berbagai kota di Indonesia.

“Ke depan kita akan menggelar delapan seri, dimulai dari Surabaya dan berlanjut ke kota-kota lain,” jelasnya.

Andi juga menyebut pihaknya telah mengirim tim verifikasi untuk menentukan lokasi penyelenggaraan berikutnya, sebagai bagian dari ekspansi turnamen domino secara nasional.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Higgs Games Island (HGI) dengan PB PORDI, PORDI Jatim, KONI Jatim, dan Pemerintah Daerah.

Saifuddin-Erman dari Gardu 2 Gresik tampil impresif sepanjang turnamen. Pada partai final, mereka berhasil mengalahkan pasangan Muslim-Arnas dalam duel yang berlangsung ketat dan penuh strategi.

Kemenangan tersebut mengantarkan Saifuddin dan Erman meraih hadiah utama berupa uang pembinaan sebesar Rp60 juta. Sementara itu, pasangan Muslim-Arnas yang finis sebagai runner-up tetap membawa pulang hadiah Rp40 juta.

Persaingan tak kalah seru juga terjadi dalam perebutan posisi ketiga. Pasangan Yusran-Mamat dari Kabupaten Malang sukses mengamankan tempat ketiga usai mengalahkan Herfandi-Hermansyah asal Kabupaten Soppeng. Juara ketiga mendapatka uang pembinaan Rp20juta dan Rp 10Juta untuk juara 4.

Tingginya partisipasi masyarakat dalam Surabaya Domino Tournament 2026 juga menjadi indikator kuat bahwa domino memiliki daya tarik besar, khususnya di kota-kota besar seperti Surabaya.

Setelah Surabaya, turnamen nasional domino akan berlanjut ke Padang, Sumatera Barat, dan Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat basis atlet domino sekaligus memperluas popularitas olahraga ini di tingkat nasional.

Dengan semakin masifnya turnamen dan dukungan dari berbagai pihak, domino kini tidak lagi dipandang sebagai permainan biasa, melainkan sebagai olahraga strategi yang memiliki masa depan cerah di Indonesia.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026