Jakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan pelatih tim nasional sepak bola putri Indonesia, Satoru Mochizuki, tidak dipecat melainkan hanya berganti peran dalam membangun sepak bola putri Indonesia.
"Jadi sebetulnya coach Mochi (panggilan Satoru Mochizuki) itu tidak ada istilah dipecat. Dari dulu coach Mochi masih berada di dalam tim, hanya bergiliran peran saja," kata Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivian Djajadiningrat kepada awak media di Jakarta, Rabu.
Ia menyampaikan hal itu untuk menanggapi isu yang beredar bahwa Satoru Mochizuki dipecat sebagai pelatih timnas putri Indonesia.
Baca juga: Pelatih timnas putri Satoru Mochizuki ungkap penyebab kekalahan dari Pakistan
Baca juga: Indonesia vs Pakistan, kesempatan Garuda Pertiwi meraih kemenangan besar
Satoru tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala setelah timnas putri Indonesia gagal lolos ke Piala Asia Wanita 2026.
Pelatih asal Jepang itu kemudian diangkat sebagai penasihat teknik untuk sepak bola putri Indonesia.
PSSI kemudian menunjuk Joko Susilo sebagai pelatih sementara yang menangani timnas dalam ajang Piala AFF Wanita 2025 di Vietnam.
Selanjutnya, pada SEA Games 2025, tim nasional putri Indonesia ditangani oleh pelatih asal Jepang, Akira Higashiyama.
Baca juga: Mochizuki bersyukur timnas putri Indonesia menang 1-0 atas Kyrgyztan
Vivian menjelaskan bahwa Satoru hingga saat ini masih bersama PSSI untuk membangun sepak bola putri.
"Coach Mochi memang dari kemarin tidak ke mana-mana. Hanya kami melakukan rotasi dan ingin melihat siapa dari timnya yang bisa dipromosikan," katanya.
Ia menambahkan, "Coach Mochi tetap ada juga di lapangan (saat SEA Games 2025), tetapi tidak berada di bench . Ia duduk bersama saya di tribun sambil membahas perkembangan tim nasional dan hal lainnya."
Pewarta: Aloysius LewokedaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026