Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta International Marathon (JAKIM) yang akan berlangsung pada 13 hingga 14 Juni 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai, ajang lari berskala internasional yang diinisiasi Bank Tabungan Negara (BTN) itu dapat mempercepat transformasi kota sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga, pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

“Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Bank BTN karena Jakarta International Marathon terus diselenggarakan karena turut menggerakkan ekonomi. Saat ini, ajang ini sudah menjadi kegiatan yang ditunggu banyak orang, bahkan di tingkat internasional,” ujar Pramono di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pelari asal Kenya raih posisi terbaik di Jakarta International Marathon 2024
Baca juga: 1.207 personel gabungan jaga ketat Jakarta International Marathon 2024

Ia mengungkapkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap JAKIM terlihat dari jumlah peserta yang tahun ini mencapai 45.000 orang. Ditargetkan, pada perayaan 500 tahun Jakarta di tahun depan, jumlah peserta meningkat hingga 50.000 orang.

“Ke depan, bukan hanya soal kategori lomba seperti 10K, half marathon, atau full marathon, tetapi juga bagaimana menciptakan kesemarakan, kebahagiaan, dan menjadikan Jakarta sebagai sport destination yang bisa dinikmati semua orang,” kata Pramono.



Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026