Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meluncurkan program sekolah peduli pendengaran di SMPN 1 Cikarang Selatan sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan fungsi pendengaran sekaligus dalam rangka memperingati 'World Hearing Day' tahun 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan kesehatan pendengaran kerap luput dari perhatian, padahal memiliki peran penting dalam proses belajar, komunikasi serta interaksi sosial.

"Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada prestasi akademik, perkembangan psikologis hingga kualitas hidup anak di masa depan," katanya di Cikarang, Senin.

Ia menjelaskan program sekolah peduli pendengaran bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan pendengaran melalui partisipasi aktif dari para siswa, tenaga pendidik serta tenaga kesehatan.

Melalui program ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk skrining pendengaran sebagai langkah awal deteksi dini gangguan fungsi kesehatan khususnya pendengaran di lingkungan sekolah.

Menurut dia kegiatan skrining pendengaran di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif dan sangat strategis yang sekaligus menjadi bukti nyata komitmen bersama memastikan generasi muda dapat tumbuh sehat, cerdas serta siap menghadapi masa depan.

Ia juga menyampaikan peluncuran program Sekolah Peduli Pendengaran ini merupakan inovasi kolaboratif yang patut diapresiasi. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi profesi hingga masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak secara berkelanjutan.

Dengan begitu, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu tetapi juga harus menjadi ruang yang aman dan sehat bagi proses tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Program ini diharapkan dapat terus berkembang dan diterapkan pada lebih banyak sekolah di Kabupaten Bekasi.

"Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan. Kami berharap program ini menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak luas," ucapnya.

Selain skrining fungsi pendengaran, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan, pemeriksaan telinga serta sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ pendengaran.

"Pemkab Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan gangguan pendengaran guna menciptakan generasi yang sehat, unggul dan berkualitas," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026