Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang pengusaha tenda Eem (60) di kediamannya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Kamis (9/4).

"Penyelidikan sedang berlangsung, termasuk melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang, Jumat.

Dia mengungkapkan petugas pada perkara ini telah mengamankan sejumlah barang dari dalam rumah sebagai barang bukti serta mendalami penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur perampokan disertai kekerasan.

Kapolres menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh karyawan dan warga setelah merasa curiga karena tidak merespons panggilan dari luar rumah. Saat itu, pintu dalam kondisi terkunci dari dalam hingga akhirnya didobrak.

Baca juga: Kasus pembunuhan disertai mutilasi di Bekasi, polisi periksa pelaku secara intensif
Baca juga: Polda Metro Jaya tangani kasus perampokan di Bekasi
Baca juga: Polisi tangkap pembunuh wanita muda di penginapan Bekasi

Korban ditemukan tergeletak di dalam rumah dengan kondisi mengenaskan. Sejumlah luka terlihat pada bagian tubuh, termasuk di kepala, bahkan terdapat indikasi luka di leher atau tergorok.

Menurut keterangan saksi Aming, tidak ada tanda-tanda aktivitas pekerjaan di tempat kejadian perkara saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Pas dibuka, korban sudah terkapar di ruang tengah dengan kondisi bersimbah darah," kata Ketua RT setempat itu kepada petugas.

Polisi menduga peristiwa tersebut terjadi pada malam hingga dini hari. Sehari sebelumnya, korban disebut masih beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

Korban diketahui tinggal seorang diri, sementara anak-anaknya tinggal tidak jauh dari lokasi. Dugaan perampokan diselidiki di tengah penyelidikan usai mengetahui sejumlah barang milik korban raib, termasuk perhiasan.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026