Kabupaten Bogor (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) turut mengambil peran sosial melalui penyediaan layanan kesehatan yang tidak hanya ditujukan bagi warga binaan, tetapi juga warga di sekitar lapas dan rumah tahanan.

“Kami membangun klinik di lapas dan rutan di seluruh Indonesia. Selain merawat warga binaan, juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar,” kata Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto  bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar lembaga pemasyarakatan di Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Bila  masyarakat membutuhkan penanganan lanjutan, pihaknya akan melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menggelar bakti sosial  dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang digelar secara serentak di berbagai daerah, dengan pusat kegiatan di wilayah Cibinong.

Selain itu  bagian dari peran aparatur negara sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan kebijakan nasional..

Ia menjelaskan, berbagai program pemerintah yang tengah dijalankan antara lain makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan sekolah rakyat, hingga penguatan koperasi desa.

Selain bakti sosial, kata dia, jajaran pemasyarakatan dan imigrasi juga rutin melaksanakan program sosial “Jumat Barokah” dengan membagikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Di pusat rata-rata 200 porsi setiap Jumat. Di daerah menyesuaikan kemampuan masing-masing, yang penting kepedulian kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menyebut sasaran kegiatan tersebut antara lain pengemudi ojek daring, pedagang kecil, hingga warga kurang mampu di sekitar kantor imigrasi dan lembaga pemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, Agus juga mengingatkan pentingnya penguatan ketahanan pangan di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Kita mulai dari rumah untuk berkontribusi mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” katanya.(KR-MFS)

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026