Jakarta (ANTARA) - Komisi XII DPR RI menyoroti potensi celah pengawasan lingkungan di kawasan industri saat melakukan kunjungan kerja ke MM2100, guna memastikan pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap aktivitas industri, khususnya terkait pengelolaan limbah, pengendalian emisi, dan perlindungan masyarakat di sekitar kawasan.
Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia dalam keterangannya, Kamis, mengatakan peninjauan langsung penting untuk melihat kesesuaian antara aturan dan implementasi di lapangan.
“Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR RI, kunjungan kerja ke kawasan industri MM2100 dilakukan untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan lingkungan, sekaligus memastikan bahwa mekanisme pengendalian dampak berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengawasan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan pemenuhan administratif, tetapi harus tercermin dalam praktik nyata oleh pelaku usaha di kawasan industri.
“Penguatan pengawasan lingkungan di kawasan industri menjadi penting untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga tercermin dalam implementasi pengelolaan limbah, pengendalian emisi, serta perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Menurut dia, potensi celah pengawasan perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Komisi XII DPR RI juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, pengelola kawasan industri, dan pelaku usaha dalam meningkatkan standar pengelolaan lingkungan.
Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, DPR berharap kawasan industri dapat terus berkembang tanpa mengabaikan prinsip perlindungan lingkungan.
Komisi XII DPR RI menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kawasan industri di berbagai daerah guna memastikan pertumbuhan industri nasional berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026