Kota Bogor (ANTARA) - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, mengawal penyusunan RKPD 2027 dengan menyoroti dominasi kebutuhan dasar warga, seperti infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan yang masih menjadi aspirasi utama masyarakat.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan hal itu saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027 dan Kick Off Bogor Innovation Award (BIA) 2026 di ICC Botani Square, Kota Bogor, Kamis.

Ia menjelaskan, DPRD telah menyerahkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) kepada Pemerintah Kota Bogor sebagai bagian dari instrumen penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah.

“Pokir ini kan salah satu instrumen penyusunan RKPD. Dalam hal ini, DPRD sudah menyampaikan pokok-pokok pikiran kepada Pemerintah Kota dan sudah kita sampaikan,” ujar Adityawarman.

Baca juga: DPRD Kota Bogor uji sejauh mana dampak nyata LKPJ 2025 bagi masyarakat
Baca juga: Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor bentuk 3 Pansus, soroti LKPJ 2025 dan tata kelola aset

Menurut dia, Pokir tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat melalui reses dan berbagai forum komunikasi dengan warga di seluruh wilayah Kota Bogor.

Ia mengungkapkan, ribuan aspirasi yang dihimpun mayoritas masih berkaitan dengan kebutuhan dasar, seperti pembangunan infrastruktur wilayah, peningkatan sarana pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Adityawarman menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan mendasar masyarakat masih harus menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa realisasi program tetap harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta melalui proses penentuan skala prioritas.

“Namun tentu kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, serta melakukan prioritas untuk pembangunan di Kota Bogor,” katanya.

Baca juga: DPRD Bogor tekankan sinergi regulasi untuk pendidikan unggul

Selain itu, DPRD Kota Bogor juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota melalui Baperinda yang memulai Kick Off Bogor Innovation Award (BIA) 2026 sebagai upaya mendorong inovasi di sektor pelayanan publik.

Ia berharap inovasi tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi mampu menjadi budaya dalam setiap pengambilan kebijakan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin efektif.

DPRD Kota Bogor pun berharap usulan-usulan strategis yang tertuang dalam Pokir dapat diakomodasi dalam RKPD 2027, sehingga arah pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat Kota Bogor.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026