Bekasi (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jawa Barat, membantu proses pengangkutan tumpukan sampah rumah tangga yang tidak terangkut selama lebih dari sebulan milik warga Perumahan Kavling Lorisakti RT006/01 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

"Itu pelayanan swasta, tapi kita akan bantu pengangkutan sampahnya," kata Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih di Bekasi, Rabu.

Ia mengaku telah menginstruksikan jajaran untuk segera memproses pengangkutan sampah dimaksud sesaat setelah menerima informasi terkait keberadaan tumpukan sampah rumah tangga tersebut, sebagai wujud respons cepat penanganan persoalan sosial masyarakat.

"Petugas saat ini sedang di lokasi. Sudah melakukan klarifikasi bersama Bapak RT 06 RW 01 Gang Lori Kavling 2," katanya.

Baca juga: Proyek PSEL Bekasi Raya direncanakan mulai Maret 2026
Baca juga: Kementerian LH panggil Pemkab Bekasi minta tanggung jawab pengelolaan sampah

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat mendatangi lokasi tumpukan sampah rumah tangga di kompleks perumahan Kavling Lorisakti RT006/01 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Rabu.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah daerah apabila mengalami permasalahan serupa agar dapat ditindaklanjuti petugas tanpa harus menunggu penanganan dari pihak swasta selaku penanggungjawab urusan persampahan di wilayah setempat.

DLH Kota Bekasi juga rutin melakukan pembersihan sampah pada area publik, termasuk fasilitas maupun sarana umum di wilayah Kecamatan Bekasi Utara yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah secara ilegal oleh para oknum tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Pemkab Bekasi raih penghargaan Proklim Utama dari Kementerian LH

"Kami selama ini juga rutin berpatroli untuk mengangkut sampah-sampah liar di wilayah itu. Kami juga memohon dengan sangat kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarang karena akan menimbulkan dampak tidak baik bagi lingkungan maupun kesehatan," ucapnya.

Diketahui sebelumnya masyarakat yang tinggal di Kompleks Kavling Lorisakti RT006/01, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah yang tidak terangkut selama lebih dari sebulan.

Mereka mengeluhkan bau tidak sedap hingga kenyamanan yang terganggu akibat keberadaan tumpukan sampah rumah tangga milik warga tersebut.

Akibat kondisi tersebut ratusan warga di lingkungan itu menolak membayar tagihan retribusi sampah sebesar Rp20 ribu per bulan yang telah ditetapkan, karena menilai pembayaran retribusi tidak sebanding dengan layanan yang diterima.

"Selama sebulan lebih tidak ada petugas yang datang mengangkut sampah. Kalau layanannya seperti ini mana pantas kami diminta untuk membayar?," ujar salah satu warga.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026